Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Dorong Penyerapan Telur Agar Harga Tak Terus Turun di Kisaran Rp30 Ribu per Kg

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 15:19 WIB | Oleh:
Pemerintah Dorong Penyerapan Telur Agar Harga Tak Terus Turun di Kisaran Rp30 Ribu per Kg Doc: antara foto
Ket. Pedagang telur layani pembeli

JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan pemerintah mendorong penyerapan telur ayam ras agar harga di tingkat peternak tidak terus mengalami penurunan.

Budi menyebut harga telur ayam ras rata-rata nasional per 26 Agustus 2026 berada di kisaran Rp26 ribu per kilogram. Harga tersebut masih di bawah harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen yang ditetapkan sebesar Rp30 ribu per kilogram.

"Sekarang yang jadi PR (pekerjaan rumah) itu telur, telur masih Rp26 ribu. Jadi nanti bagaimana penyerapannya lebih bagus sehingga harga ideal terbentuk dan peternak telur tetap jalan," ujar Budi di Jakarta, Kamis (27/8).

Menurut Budi, HAP merupakan harga yang telah disepakati antara produsen dan pembeli dengan mempertimbangkan berbagai komponen biaya produksi.

Penetapan harga tersebut bertujuan menjaga keberlanjutan usaha peternak sekaligus memastikan konsumen mendapatkan harga yang wajar.

Ia menilai harga telur yang terlalu rendah dalam waktu lama dapat membuat peternak kesulitan melanjutkan produksi. Pasalnya, peternak tetap harus menanggung biaya pakan dan kebutuhan produksi lainnya.

"Harga itu sudah dihitung biaya produksinya berapa, kemudian biaya yang lainnya dengan dengan ketentuan atau dengan kesepakatan itu produsen tidak akan rugi, artinya bisa jalan dan konsumen juga tidak dikenakan yang tinggi," kata Budi.

Budi menekankan harga ideal telur ayam ras berada di sekitar Rp30 ribu per kilogram. Karena itu, pemerintah akan mendorong penyerapan agar harga dapat kembali mendekati angka tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan mekanisme penyerapan juga harus mengikuti harga acuan yang telah ditetapkan. Budi juga menegaskan bahwa pembeli tidak boleh menekan harga di tingkat peternak di bawah ketentuan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
  • Industri Pulp dan Kertas Indonesia Kian Mendunia, Paper Chain Expo 2026 Dorong Kemitraan Lintas Negara
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan. Poin tentang tuntutan praktik ...

Banjir bandang Parigi Moutong

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Banjir bandang Parigi Moutong
Nasional
Menkeu Pastikan DTSEN akan ...
Megapolitan
Halte Dukuh Atas Terpantau ...
Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.