Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Munich Darurat Air, Otoritas Larang Penggunaan untuk Kolam dan Taman

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:57 WIB | Oleh:
Munich Darurat Air, Otoritas Larang Penggunaan untuk Kolam dan Taman Doc: Shutterstock

BERLIN - Munich memberlakukan pembatasan ketat terhadap penggunaan air, Selasa (14/7), karena konsumsi harian tercatat melonjak jauh di atas normal selama musim kemarau berkepanjangan.

Wali Kota Munich Dominik Krause pun mendesak warga setempat untuk segera menghentikan penggunaan air yang "tidak perlu".

"Konsumsi air telah meningkat secara signifikan lagi dalam beberapa hari terakhir," kata Krause dalam sebuah pernyataan.

Perintah darurat di ibu kota Bavaria itu segera diberlakukan hingga 1 Agustus, dengan kemungkinan perpanjangan jika kondisi kekeringan terus berlanjut.

"Setelah musim dingin dan musim semi yang sangat kering, sumber daya pasokan air Munich saat ini berada di bawah tekanan yang sangat berat. Oleh karena itu, saya telah memutuskan, berkoordinasi dengan Stadtwerke Munchen dan dinas iklim dan lingkungan kota, untuk mengambil langkah-langkah penghematan wajib lebih lanjut," tegas Krause.

Sejumlah pejabat kota setempat mengatakan permintaan air belakangan ini melonjak melebihi 360 juta liter per hari, dibandingkan dengan rata-rata permintaan yang sekitar 300 juta liter.

Prakiraan cuaca badai petir dan hujan dalam beberapa hari ke depan tidak akan cukup meringankan situasi, kata pemerintah kota tersebut.

Berdasarkan pembatasan tersebut, warga dilarang mengisi atau mengoperasikan kolam renang pribadi. Larangan itu juga mencakup air mancur pribadi, fasilitas bermain air, dan fasilitas pribadi serupa lainnya.

Penyiraman rumput dan area hijau lainnya juga dilarang untuk keperluan pribadi dan nonkomersial, kecuali untuk lapangan olahraga.

Pemerintah Kota Munich juga melarang penyiraman kebun rumah dan lahan pertanian antara pukul 09.00 hingga 19.00, kecuali jika untuk tujuan komersial atau publik.

Pihak berwenang memberikan pengecualian bagi sistem irigasi tetes yang hemat air.

Mencuci mobil selain di sarana cuci mobil komersial juga dilarang, kecuali untuk keselamatan publik, seperti membersihkan kendaraan darurat.

Warga juga dilarang menyemprotkan air ke teras, dinding, jalan, dan area trotoar, termasuk dengan menggunakan alat pembersih bertekanan tinggi.

Membasahi jalan konstruksi dan lokasi pembangunan untuk mengurangi debu juga tidak diperbolehkan, kecuali diwajibkan oleh pihak berwenang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.