Pemkot Tangerang Alokasikan Rp2,1 Triliun Wujudkan Kota Sehat
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 23:56 WIB | Oleh: SujarTANGERANG -- Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1 triliun yang dibagi ke sejumlah dinas untuk memperkuat komitmen mewujudkan Kota Sehat
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono di Tangerang, Rabu, mengatakan peningkatan dukungan anggaran tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk membangun Kota Sehat secara berkelanjutan.
"Anggaran untuk mewujudkan Kota Sehat mengalami peningkatan dari Rp1,26 triliun pada 2024 menjadi Rp2,1 triliun pada 2026," kata Maryono di Puspemkot Tangerang.
Ia menjelaskan dukungan anggaran tersebut direalisasikan untuk memperkuat sinergisitas program mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sampai kolaborasi di tingkat kewilayahan termasuk Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS).
Sejalan dengan itu, komitmen tersebut diperkuat dengan pencapaian program Kota Sehat di Kota Tangerang seperti peningkatan indeks Angka Harapan Hidup (AHH) mencapai 75,7 (2025), Posyandu aktif mencapai 100 persen (2025), sampai penurunan Angka Kematian Ibu yang hanya ada enam kasus pada tahun 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkot Tangerang juga mencatatkan peningkatan indeks kesehatan mencapai 87 persen (2025) bahkan menurunkan prevalensi stunting hingga menyentuh 11,2 persen di bawah rata-rata prevalensi stunting di Provinsi Banten (21,1 persen) dan nasional (19,8 persen).
"Saat ini, Pemkot Tangerang menargetkan dapat meraih penghargaan tertinggi Swasti Saba Wistara Paripurna dalam penilaian KKS sekaligus terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dan kewilayahan dalam mewujudkan Kota Tangerang yang sehat dan berkelanjutan," katanya.
Ketua Forum Kota Tangerang Sehat (FKTS) Siti Rochayah menyambut baik dukungan yang telah diberikan semua pihak khususnya dari Pemkot Tangerang. Berdasarkan data terakhir, Kota Tangerang telah menuntaskan pemberkasan 100 persen dengan nilai dokumen mencapai 99,7 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, hanya dibutuhkan peningkatan sekitar 0,3 persen untuk meraih penghargaan tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
”Kami berharap kerja keras dan kolaborasi yang telah dilakukan selama ini membuahkan hasil yang diinginkan, tidak hanya predikat penghargaannya melainkan dampak dari manfaat dan inovasi programnya bisa dirasakan langsung masyarakat,” kata Rochayah.
Selain itu, sejumlah program dan inovasi yang dijalankan Pemkot Tangerang dan FKTS juga mendapatkan apresiasi yang dinilai telah menginspirasi terobosan pembangunan kota sehat yang berkelanjutan bagi daerah kabupaten dan kota lainnya khususnya di Provinsi Banten.
”Kota Tangerang selama ini selalu menjadi yang terbaik di Provinsi Banten. Adanya verifikasi ini untuk membuktikan sekaligus mendorong Kota Tangerang agar bisa terus berinovasi ke depannya,” kata perwakilan Tim Pembina KKS Provinsi Banten Siti Maryam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!