Pelatih Focus Benahi Penyelesaian Akhir dan Mentalitas Pemain PSIM Yogyakarta
📅 Rabu, 26 Agu 2026, 07:29 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: antara
YOGYAKARTA – Awal Liga Super tinggal menghitung hari, namun mental para pemain PSIM masih menjadi kendala. Selain itu, penyelesaian akhir juga masih harus dibenahi. Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menilai tim asuhannya tersebut masih perlu meningkatkan mentalitas menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.
"Banyak sekali yang perlu diperbaiki," ungkap Van Gastel, dikutip dari laman resmi klub, Selasa. Van Gastel mengatakan hal tersebut setelah PSIM Yogyakarta melakoni pertandingan latihan bersama dengan sesama klub BRI Super League Garudyaksa FC di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Yogyakarta, Selasa sore.
Mantan pelatih Besiktas itu merasa bahwa intensitas kompetisi sehat di dalam internal skuadnya belakangan ini menurun dan hal itu perlu diperbaiki oleh anak-anak asuhnya.
Van Gastel menjelaskan daya saing dari para penggawa PSIM Yogyakarta belum sesuai harapannya dan diharapkan mereka dapat diatasi pada waktu tersisa pramusim 2026/2027.
"Namun, ada satu hal yang belum saya sebutkan dan tampaknya belum disadari oleh beberapa pemain, saya harus menyusun skuad," kata Van Gastel.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Akan tetapi, terkadang saya merasa mereka membuat keputusan saya menjadi sangat mudah. Jadi, ada kekurangan, yaitu kurangnya daya saing di antara sesama pemain," kata dia.
Mengenai tujuan dari latihan bersama klub lain, pelatih berkebangsaan Belanda tersebut menjelaskan fungsi dari hal itu adalah memberikan kesempatan semua pemain tampil selama 90 menit.
"Pada dasarnya, setiap laga persahabatan bertujuan agar para pemain dapat tampil selama 90 menit, mengasah stamina fisik, dan mencoba menerapkan skema permainan yang kami inginkan," ungkap Van Gastel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyelesaian Akhir
Selain itu, pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel juga menyoroti penyelesaian akhir tim asuhannya pada masa persiapan jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Penilaian Van Gastel tersebut hadir setelah menjalani latihan bersama PSIM Yogyakarta dengan Bali United di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Sabtu pagi.
Pelatih berkebangsaan Belanda itu menjelaskan jika PSIM Yogyakarta pada latihan bersama sempat beberapa kali gagal memaksimalkan peluang yang mereka miliki. "Kami sempat berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang sebanyak dua atau tiga kali. Peluang-peluang tersebut seharusnya berbuah gol," ungkap Van Gastel.
"Oleh karena itu, saya rasa dalam hal tersebut kami masih harus berbenah karena meskipun menciptakan banyak peluang di babak akhir, kami tidak mampu menyelesaikannya dengan baik," sambung dia.
Ia selanjutnya berencana memberikan kesempatan kepada anak asuhnya yang kali ini bermain di babak tambahan untuk tampil penuh pada agenda latihan bersama berikutnya.
"Pada pertandingan berikutnya, giliran para pemain lain yang akan bermain selama 90 menit penuh. Hal ini penting agar mereka juga mendapatkan menit bermain yang sama," jelas Van Gastel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!