Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koleksi Jersi Timnas Makin Banyak. Koleksi Juaranya?

📅 Jumat, 18 Sep 2026, 00:33 WIB | Oleh:
Koleksi Jersi Timnas Makin Banyak. Koleksi Juaranya? Doc: ist
Ket. jersi timnas

JAKARTA – Prestasi mungkin belum ada. Tidak apa-apa, yang penting, seragam baru terus. Menjelang FIFA Asean cup, Timnas Indonesia kembali meluncurkan jersi atau seragam anyar. 

"Dengan hadirnya varian warna baru yang kami luncurkan, kami berharap para pemain Timnas Indonesia dapat menjadi lebih percaya diri dan nyaman dengan desain terbaru. Harapannya, menunjang performa mereka secara maksimal di lapangan," kata Direktur Pemasaran Internasional Kelme Violet Wu dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa desain jersi ketiga Timnas Indonesia terinspirasi dari kekayaan alam Indonesia, termasuk mengangkat unsur laut sebagai salah satu elemen utamanya.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki laut yang bukan hanya sekadar wilayah geografis, tetapi juga menjadi penghubung yang menyatukan ribuan pulau dan masyarakat di dalamnya. Desain tersebut turut dipadukan dengan warna biru sebagai simbol kepercayaan dan harmoni.

Selain unsur laut Indonesia, jersi ketiga Timnas Indonesia memiliki motif bunga melati sebagai puspa bangsa yang merepresentasikan kesucian, ketulusan, dan karakter Indonesia.

Namun, motif bunga melati tersebut masih berbentuk kuncup atau belum tumbuh sempurna, yang menggambarkan sebuah perjalanan atau proses untuk terus bertumbuh, berkembang, dan pada waktunya mekar menjadi sesuatu yang bermakna.

Hal itu merepresentasikan perjalanan sepak bola Indonesia yang masih terus bertumbuh, dengan setiap prosesnya membawa Indonesia semakin dekat menuju mekarnya keindahan di masa depan.

Violet mengatakan bahwa melalui peluncuran jersi ketiga, pihaknya mengangkat elemen-elemen yang menjadi representasi semangat Kelme bersama Timnas Indonesia. "Kami berharap FIFA Asean Cup 2026 mendatang bisa menjadi panggung pertama bagi penggawa Timnas Indonesia untuk menggunakan jersi ketiga terbaru," katanya.

Sementara itu, aktor yang dikenal sebagai kolektor jersi sepak bola, Ganindra Bimo, menilai kombinasi warna biru yang segar, motif kuncup melati berpola vertikal, dan teknologi khusus yang mendukung kenyamanan pemain membuat jersi ketiga memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri, baik untuk timnas di lapangan maupun sebagai bagian dari koleksi.

Ia menilai sebuah jersi tidak hanya dari fungsinya sebagai penunjang pertandingan, tetapi juga dari detail desain, kualitas material, dan cerita di baliknya. Baginya, jersi ketiga tidak hanya merepresentasikan identitas yang menjadi simbol kebanggaan dan dukungan terhadap timnas, tetapi juga memiliki karakter dan nilai tersendiri sebagai bagian dari perjalanan sepak bola nasional.

"Jersi ketiga Timnas Indonesia ini menurut saya punya ruang untuk bercerita dengan cara yang berbeda, karena tidak terikat sepenuhnya dengan identitas jersi utama. Ada kebebasan untuk menghadirkan karakter dan interpretasi yang lebih berani," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Olahraga
Persib Bandung Tumbangkan P...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.