Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

31 Selasa, 25 Agu 2026, 03:30 WIB | Oleh:
Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak Doc: Antara foto
Ket. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar Tasliatul Fuaddi.

PADANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) menerangkan sejumlah daerah yang posisinya berada di perbatasan provinsi terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari provinsi tetangga.

"Sejumlah kabupaten atau kota di Sumbar berkabut karena mendapat kiriman asap dari provinsi tetangga," kata , kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar Tasliatul Fuaddi di Padang, Senin.

Ia mengatakan daerah-daerah yang terdampak adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Lima Puluh Kota, dan sebagian wilayah Tanah Datar, serta Solok.

Akibatnya jarak pandang di daerah-daerah tersebut, kata dia, mengalami penurunan dibandingkan hari normal dan kualitas udara pun terdampak.

Meskipun ISPU (Indeks Standar Pencemar Udara) per 23 Agustus masih berada dalam kategori baik hingga sedang, lanjutnya, masyarakat tetap diimbau supaya mengenakan masker saat beraktivitas.

"Kenakan masker dan kurangi aktivitas luar ruangan demi menjaga kesehatan, kita menunggu upaya pemadaman yang tengah dilakukan oleh tim gabungan pemerintah sampai saat ini," katanya.

Ia mengatakan asap yang masuk ke wilayah Sumbar adalah kiriman dari provinsi tetangga seperti Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan, bukan dari wilayah Sumbar. Hal itu diketahui dari jumlah titik api di Sumbar yang menurun drastis pada periode 14-23 Agustus dibandingkan periode 1-13 Agustus 2026.

Pada periode 1-13 Agustus, kata dia, titik api tercatat 232 titik, sedangkan 14-23 Agustus jumlah titik api berkurang lebih dari lima puluh persen pada angka 103 titik.

"Titik api di wilayah Sumbar mengalami penurunan, namun kabut asap masih terjadi di daerah-daerah yang berbatasan dengan provinsi tetangga," kata Tasliatul Fuaddi.

Berdasarkan data dari Sipongi Gakkum Kehutanan periode 14-23 Agustus diketahui titik api di wilayah Jambi terpantau sebanyak 1.281 titik, Riau 1.433 titik, dan Sumsel mencapai 4.975 titik.

Sementara untuk Provinsi Bengkulu dan Sumatera Utara terpantau rendah pada angka 154 titik dan 214 titik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.