Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

📅 Minggu, 23 Agu 2026, 05:28 WIB | Oleh:
Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang Doc: antara foto
Ket. Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, M Faisal Heriyadi

BANJARMASIN - Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, M Faisal Heriyadi mengingatkan perlunya penataan ulang terhadap pasar-pasar yang mulai sepi pengunjung.

"Penataan ini kami nilai penting agar pasar kembali memiliki daya tarik bagi masyarakat," ujar Faisal, di Banjarmasin, Sabtu (22/8).

Faisal mencontohkan kondisi Pasar Teluk Dalam yang beberapa waktu lalu mengalami kebakaran di salah satu bloknya.

Menurut dia, kondisi tersebut dapat menjadi momentum untuk melakukan penataan ulang secara menyeluruh, agar pasar yang berada di wilayah Banjarmasin Tengah tersebut kembali memikat pengunjung.

Penataan nantinya tidak hanya menyangkut lokasi atau tempat berjualan, ujar dia, tetapi juga pengelompokan pedagang berdasarkan jenis dagangannya.

“Jadi tidak ada lagi campur aduk, jual A di sana, jual B di situ. Nantinya bisa dibuat pusat kuliner, kemudian penjualan bahan-bahan lainnya dan sebagainya,” kata Faisal.

Dia berharap konsep penataan tersebut juga dapat diterapkan pada sejumlah pasar lainnya di Kota Banjarmasin, seperti Pasar Lima, Pasar Harum Manis, Pasar Sudi Mampir, Ujung Murung, dan pasar lainnya.

"Kita bisa lihat kondisinya sekarang pasar-pasar itu mulai sepi pengunjung, ini berpengaruh pada perputaran roda ekonomi daerah," katanya lagi.

Dengan penataan dan perbaikan yang lebih terarah dan kreatif, DPRD berharap keberadaan pasar tradisional tetap mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

Faisal menambahkan, pemerintah kota setempat juga perlu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak dalam mengelola dan mengembangkan pasar, termasuk melakukan pembinaan terhadap pasar-pasar yang mulai kehilangan peminat.

Langkah tersebut dinilai penting agar pengelolaan aset pasar tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga mampu meningkatkan fungsi ekonomi dan pelayanan kepada masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Kemnaker Segera Seleksi dan...

Harga Cabai Rawit Rp99.550/Kg, Telur Ayam Rp31.550/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp99.550/...
Luar Negeri
Jaringan Kereta Api Belanda...
Luar Negeri
DPR AS Tolak Resolusi Pemak...
Advertisement
AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

AS Akui Telah Kerahkan Senjata di Luar Angkasa

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Korban Pungli Diganti Dua Kali Lipat
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.