3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool
📅 Minggu, 23 Agu 2026, 18:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Liverpool.com
JAKARTA - Trent Alexander-Arnold mengungkapkan kekecewaannya terhadap reaksi sebagian penggemar Liverpool setelah dirinya memutuskan meninggalkan Anfield. Bek asal Inggris itu mengaku perlakuan yang diterimanya tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga membuat keluarganya ikut merasakan kesedihan.
Alexander-Arnold mengakhiri kebersamaannya dengan Liverpool setelah melalui saga panjang mengenai masa depannya di klub. Keputusan pemain yang merupakan lulusan akademi The Reds itu untuk melanjutkan karier bersama Real Madrid kemudian memicu reaksi keras dari sebagian pendukung.
Sejumlah penggemar dilaporkan mencemooh Alexander-Arnold dalam pertandingan-pertandingan terakhirnya bersama Liverpool. Bahkan, mural dirinya yang berada di sekitar Anfield sempat menjadi sasaran vandalisme dengan tulisan bernada penghinaan.
Situasi tersebut kembali menjadi sorotan ketika Alexander-Arnold pulang ke Anfield sebagai pemain Real Madrid dalam pertandingan Liga Champions. Kepulangannya ke stadion yang selama bertahun-tahun menjadi rumahnya itu membawa emosi tersendiri bagi sang pemain.
Berbicara kepada The Mirror, Alexander-Arnold mengakui bahwa kepulangannya ke Liverpool setelah berbagai peristiwa yang terjadi menjadi sesuatu yang terus ada dalam pikirannya. Ia juga menegaskan bahwa keluarganya ikut terkena dampak dari situasi tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kembali ke Liverpool setelah semua yang terjadi, itu ada di pikiran saya.”
“Sejujurnya, jika sesuatu memengaruhi dan membuat saya sedih, itu juga terlihat pada keluarga saya. Mereka ikut merasakannya bersama saya… kami bersama-sama.”
Alexander-Arnold tidak tampil sebagai starter dalam pertandingan Real Madrid melawan Liverpool pada November 2025 karena belum sepenuhnya pulih dari cedera. Namun, ia tetap kembali ke Anfield sebagai pemain pengganti dan merasakan suasana yang berbeda dari masa-masa sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama bertahun-tahun, Alexander-Arnold terbiasa memasuki ruang ganti Liverpool sebagai pemain tuan rumah. Saat kembali bersama Real Madrid, ia harus memasuki ruang ganti tim tamu untuk pertama kalinya dalam kariernya di stadion tersebut.
“Bahkan sejak awal, memikirkan untuk masuk ke ruang ganti tim tamu terasa aneh. Saya belum pernah menginjakkan kaki di sana sebelumnya.”
Suasana di Anfield juga tidak sepenuhnya ramah bagi Alexander-Arnold karena sebagian penggemar Liverpool kembali memberikan cemoohan. Pengalaman tersebut menjadi berbeda dibandingkan sebelumnya, karena untuk pertama kalinya ia menerima sambutan tersebut sebagai pemain lawan.
Setelah meninggalkan Liverpool, perjalanan Alexander-Arnold bersama Real Madrid juga belum berjalan mulus. Masa awalnya di klub raksasa Spanyol tersebut diwarnai sejumlah kendala, termasuk masalah cedera dan persaingan untuk mendapatkan tempat utama.
Pukulan terbaru datang ketika Alexander-Arnold tidak dimainkan sebagai starter dalam pertandingan pembuka Real Madrid melawan Espanyol. Kondisi itu menambah tantangan yang harus dihadapi pemain asal Inggris tersebut dalam usahanya membangun karier baru di Santiago Bernabeu.
Alexander-Arnold sebelumnya menjadi salah satu pemain penting Liverpool dan menghabiskan hampir seluruh perjalanan sepak bolanya bersama klub tersebut. Statusnya sebagai pemain binaan akademi membuat keputusan hengkang ke Real Madrid menjadi semakin emosional bagi sebagian pendukung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!