Wali Kota Bandung Tegaskan Pengelolaan Kota Harus Berbasis Data
📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 20:40 WIB | Oleh: Ilham SudrajatKondisi tersebut menunjukkan masih adanya pekerjaan besar dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan. Terlebih, layanan air bersih dan air kotor melalui jaringan PDAM baru menjangkau sekitar 38 persen wilayah Kota Bandung.
Wali Kota Farhan menilai berbagai persoalan tersebut memang tidak selalu menarik untuk dibicarakan di ruang publik, tetapi menjadi pekerjaan penting dalam membangun kota.
“Pekerjaan-pekerjaan ini adalah pekerjaan yang membosankan, enggak menarik untuk dibahas di TikTok. Tetapi saya yakin para akademisi dan juga para sahabat-sahabat di sini yang mengerti betul bagaimana caranya memanfaatkan sebuah kajian dan analisis, ini yang harus kita kejar,” tutur dia.
Ia berharap data yang telah dikembangkan Pemkot Bandung dapat dimanfaatkan lebih luas oleh akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan memperkuat pengambilan kebijakan berbasis bukti atau evidence-based management of the city.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini akan menjadikan kita sebagai betul-betul pengelolaan kota berbasis data atau evidence based management of the city,” kata Wali Kota Farhan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!