Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi “Role Model” Pemberdayaan UMKM

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 19:25 WIB | Oleh:
OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi “Role Model” Pemberdayaan UMKM  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak menjadi contoh nasional dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus upaya memerangi praktik rentenir melalui pendekatan ekosistem yang terintegrasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman, dalam kegiatan UMKM Hebat Kota Bandung Kuat Bersama Bank bjb di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Kamis (20/8) lalu.

Darwisman mengapresiasi konsistensi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong penguatan UMKM melalui peningkatan akses pembiayaan, literasi keuangan, dan perlindungan masyarakat dari jeratan rentenir.

Role model-nya adalah Pak Farhan. Tahun lalu beliau meraih penghargaan nasional Financial Literacy Award dari OJK melalui program Kampung Bersih Rentenir dan Satgas Anti Rentenir,” ujar Darwisman.

Menurut dia, keberhasilan Kota Bandung menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM tidak cukup hanya melalui penyaluran modal, tetapi harus dibangun melalui ekosistem yang melibatkan pemerintah, regulator, perbankan, dan pelaku usaha.

Darwisman menyatakan, OJK akan terus mendorong penguatan literasi dan inklusi keuangan agar masyarakat semakin memahami manfaat layanan keuangan formal.

“Jangan ke rentenir, jangan ke bank emok. Manfaatkan fasilitas pembiayaan resmi yang lebih murah, lebih aman, dan lebih terukur,” ungkap dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan Pemkot Bandung terus mendorong para pelaku usaha agar dapat mengakses pembiayaan formal dan tidak bergantung pada pinjaman berbunga tinggi.

“Kita ingin para pengusaha mikro mendapatkan akses ke dunia perbankan. Karena itu kita hadirkan kolaborasi dengan Bank bjb agar mereka memiliki pilihan pembiayaan yang sehat dan legal,” kata Wali Kota Farhan.

Ia juga menuturkan, pelaku UMKM yang ingin berkembang harus memperhatikan aspek legalitas usaha seperti kepemilikan NIB, NPWP, sertifikat halal, hingga izin BPOM. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
    Nomor Telepon Call Center (Easycash) 24 Jam ...
    Hubugi Nomor WhatsApp (Shopee Spinjam) layanan Customer Service ...
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
  • Rusun Manggarai Dibangun 24 Lantai, KAI Targetkan Rampung dalam 18 Bulan
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Pameran Indonesia Custom Show 2026

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran Indonesia Custom Sh...
Luar Negeri
Norwegia Khawatir AS Bakal ...
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.