Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Kalteng Makin Serius, Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 19:57 WIB | Oleh:
Karhutla Kalteng Makin Serius, Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing Doc: Antara Foto
Ket. Presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin rapat penanganan karhutla wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kota Palangka, Sabtu (22/8).

Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memberikan tambahan empat helikopter pengebom air atau water bombing untuk mendukung pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Kita tambahin empat (helikopter water bombing)," kata Presiden saat menjawab permintaan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Pemadam Kebakaran Daerah (BPBPK) Kalimantan Tengah Ahmad Toyib di Posko Aju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sabtu.

Presiden saat memimpin rapat yang diunggah Sekretariat Presiden ini juga menyetujui tambahan bantuan lainnya untuk mendukung pemadaman di darat, seperti pompa air 100 unit, APD 2.000 unit, cangkul gepyok, sumur bor, dan selang air yang akan ditambah.

Presiden bahkan sempat menelpon langsung untuk meminta pengiriman segera tambahan pompa ke Kalimantan Tengah.

Dalam rapat ini, Kalaksa BPBD Kalteng Ahmad Toyib melaporkan sebanyak 10.700 personel gabungan telah dikerahkan dalam Satuan Tugas (Satgas) darat Kalteng. Personel tersebut menurut dia, merupakan kolaborasi dari unsur BPBD, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri, serta masyarakat peduli api dan potensi masyarakat lainnya.

"Kami mengucapkan terima kasih atas supervisi penanggulangan karhutla yang telah diberikan bagi Provinsi Kalimantan Tengah," ujar Ahmad Toyib di hadapan Presiden.

Dari sisi dukungan udara, Kalaksa melaporkan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah memberikan dukungan berupa satu unit helikopter patroli dan satu unit pesawat Cessna yang digunakan untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan patroli udara. Saat ini, untuk operasi water bombing sudah terdapat empat unit yang beroperasi .

"Mohon izin, kalau bisa, tambahan dua sampai tiga unit lagi, Pak Presiden. Karena ini sangat membantu," ujar Kalaksa dalam rapat tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Menterinya aja kena OTT KPK :D
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
Nasional
KUR Didorong Perkuat UMKM a...
Nasional
Masalah Perampasan Aset Tin...
Nasional
Nakhoda KM Virgo Diperiksa,...

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Rupiah Makin Mendunia B...
Olahraga
Raptors Resmi Pulangkan Kaw...
Advertisement
BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

BI: Rupiah Makin Mendunia Berkat QRIS Antarnegara

16 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.