Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

85 Ribu Hektare Kawasan Konsesi Perusahaan Terbakar akibat Karhutla.

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 19:13 WIB | Oleh:
85 Ribu Hektare Kawasan Konsesi Perusahaan Terbakar akibat Karhutla. Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bersama Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan saat meninjau lokasi Karhutla di Rimbo Panjang, Kampar.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menyebut sekitar 85 ribu hektare kawasan konsesi perusahaan di Indonesia terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Kebakaran tersebut tersebar di sejumlah wilayah konsesi perusahaan di Sumatera dan Kalimantan," jelas Jumhur saat meninjau lokasi karhutla di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Riau, Sabtu.

Pemerintah, lanjutnya, mencatat sekitar 335 perusahaan pemilik konsesi terindikasi memiliki titik api di wilayah konsesinya. Menurut dia, pemerintah akan melakukan verifikasi lapangan terhadap perusahaan yang wilayah konsesinya terindikasi mengalami kebakaran.

Jumhur juga menilai kondisi karhutla di Riau saat ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Kondisi tersebut tidak terlepas dari upaya mitigasi yang dilakukan pemerintah dan kepolisian melalui pembangunan sekat kanal serta persiapan embung.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Herry Heryawan membenarkan secara keseluruhan karhutla di Riau mengalami penurunan. Akan tetapi masih terdapat satu lokasi yang menjadi perhatian, yakni kebakaran di Desa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

“Di Kerumutan itu ada 280 sekian hektare yang terbakar, telah berlangsung 21 hari dan kami berkolaborasi dengan TNI, dibantu oleh Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan semua 'stakeholder' terkait,” ujarnya.

Menurut Herry, kondisi lahan gambut di Kerumutan membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan lebih intensif, termasuk dukungan operasi udara secara berkelanjutan. Penanganan Karhutla, lanjutnya, tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Pemerintah dan aparat juga menjalankan langkah mitigasi sebelum bencana serta penanganan pascakebakaran.

​​​​​Selain penanganan kebakaran, Polda Riau bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat di Desa Kerumutan, terutama terhadap anak-anak yang berpotensi terdampak asap.

Petugas juga membagikan masker dan memberikan trauma healing kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.