PLLA-LaSynPro Dorong Pendekatan Regeneratif dalam Estetika Medis Berbasis Bukti Ilmiah
📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 23:43 WIB | Oleh: Haryo BronoIa menjelaskan bahwa respons kulit terhadap material yang digunakan dalam prosedur medis tidak semata-mata ditentukan oleh klaim pemasaran, tetapi juga oleh karakteristik material serta respons biologis tubuh. Oleh karena itu, bukti penelitian terhadap produk menjadi aspek krusial sebelum suatu teknologi digunakan dalam praktik estetika medis.
Pengembangan PLLA-LaSynPro™ didukung oleh penelitian menggunakan kultur jaringan untuk mempelajari ekspresi gen, aktivitas fibroblas, pembentukan extracellular matrix, serta berbagai penanda regeneratif.
Dokter IGN Probo Suteja, yang telah menjalani serangkaian perawatan Juläine Luxelift di Miracle Aesthetic Clinic, mengatakan bahwa pendekatan berbasis penelitian menjadi salah satu pertimbangannya dalam menggunakan teknologi tersebut. Menurut Probo, PLLA-LaSynPro™ juga telah memperoleh penghargaan Best Regenerative Aesthetic Solution 2026 di Monako.
Tren Hasil Natural
Sebaiknya Anda baca juga:
Perkembangan estetika medis turut menunjukkan meningkatnya minat pasien terhadap hasil yang terlihat alami. Pasien tidak hanya mencari perubahan volume atau kontur wajah, tetapi juga kualitas kulit yang lebih sehat, elastis, dan tampak muda.
Dokter Elfin, M.Biomed (AAM), mengatakan bahwa PLLA-LaSynPro™ semakin dikenal melalui pengalaman pasien yang menginginkan peningkatan kualitas kulit tanpa perubahan bentuk wajah yang berlebihan.
“Pendekatan regeneratif seperti ini menjadi pilihan karena bekerja dengan mendukung proses biologis kulit, sehingga hasilnya berkembang secara bertahap dan tetap terlihat harmonis,” ujar Elfin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hal senada disampaikan oleh dr. Jeffri Setiawan, Dipl. AAAM. Ia menilai pendekatan regeneratif sejalan dengan tren quiet luxury dalam estetika, yaitu ketika pasien lebih mengutamakan hasil natural dibandingkan perubahan penampilan yang terlalu mencolok. Menurut Jeffri, pendekatan tersebut berfokus pada regenerasi biologis kulit melalui stimulasi fibroblas dan pembentukan matriks ekstraseluler untuk mendukung perbaikan kualitas kulit.
Diklaim Telah Digunakan di Lebih dari 35 Negara
Nordberg Medical menyatakan PLLA-LaSynPro™ telah memperoleh izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan telah digunakan di lebih dari 35 negara. Pengembangan produk ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan inovasi biomaterial regeneratif yang berbasis bukti ilmiah serta mendukung praktik estetika medis yang aman dan bertanggung jawab.
Didirikan pada 2017 dan berkantor pusat di Stockholm, Swedia, Nordberg Medical memiliki fasilitas produksi di Uppsala dan Malmö serta terus mengembangkan platform riset biomaterial regeneratif. Perusahaan ini juga telah menjalin kemitraan dengan Karolinska Institute di Stockholm dan Research Institutes of Sweden (RISE).
Dalam pengembangan PLLA-LaSynPro™, Nordberg Medical merujuk pada sejumlah penelitian, termasuk studi mengenai karakteristik dan kelarutan filler poly-L-lactic acid, penelitian RISE mengenai partikel PLLA, studi implantasi pada hewan, kajian mekanisme PLLA injeksi, serta studi klinis prospektif mengenai penggunaan PLLA untuk peremajaan wajah.
Melalui pengembangan tersebut, Nordberg Medical menempatkan penelitian dan pengembangan sebagai pilar utama dalam menghadirkan teknologi regeneratif demi mendukung perawatan estetika yang mengutamakan kualitas, keamanan, dan keabsahan ilmiah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!