Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk Bioteknologi Indonesia Buka Peluang Lebih Luas ke Pasar Taiwan

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 09:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produk Bioteknologi Indonesia Buka Peluang Lebih Luas ke Pasar Taiwan Doc: Kemendag
Ket. Salah satu booth asal Indonesia yang menampilkan produk kesehatan dan bioteknologi dalam pameran Biotechnology Innovation Organization (BIO) Asia-Taiwan 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan, pada 16-19 Juli 2026.

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebutkan pelaku usaha Indonesia telah membuka peluang lebih luas bagi produk bioteknologi dan kesehatan ke pasar Taiwan sekaligus memperluas jejaring dengan pelaku industri global.

Hal ini dibuktikan dengan capaian produk kesehatan Indonesia yang berhasil menarik minat calon importir dari Taiwan dengan mencatatkan potensi transaksi senilai 2 juta dolar AS atau setara Rp34 miliar dalam pameran Biotechnology Innovation Organization (BIO) Asia-Taiwan 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center, Taipei, Taiwan, pada 16-19 Juli 2026.

"Indonesia membuka peluang akses pasar dan kolaborasi serta memperkuat jejaring dengan pelaku industri global. Kami optimistis produk farmasi dan kesehatan Indonesia memiliki kualitas dan daya saing untuk menjadi bagian dari rantai pasok industri farmasi dan kesehatan global," ujar Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Arif Sulistiyo dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, partisipasi Indonesia merupakan langkah strategis untuk mempromosikan produk, memperkenalkan kapasitas industri farmasi nasional, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri kesehatan global. Indonesia juga makin berpeluang mendorong kolaborasi riset, inovasi, investasi, dan alih teknologi.

Kemendag RI melalui KDEI Taipei menghadirkan tujuh perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang farmasi, bahan baku farmasi, jasa laboratorium kesehatan, hingga alat kesehatan.

Para peserta pameran mendapatkan apresiasi tinggi dari para pengunjung khususnya untuk bahan baku berbasis bioteknologi, ekstrak herbal, produk farmasi, produk kesehatan berbahan alami lainnya, serta jasa laboratorium kesehatan.

Arif berharap, keberhasilan ini menjadi momentum untuk memperkuat promosi serta daya saing produk bioteknologi dan kesehatan nasional di pasar global.

"Melalui sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha, kami optimistis Indonesia dapat terus memperluas akses pasar ekspor, meningkatkan nilai perdagangan, serta memperkuat kerja sama internasional di sektor bioindustri dan kesehatan," kata Arif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.