Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM dengan Bank BJB

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 20:55 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM dengan Bank BJB  Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung membuka keran akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui kolaborasi dengan Bank BJB.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan akses permodalan menjadi salah satu kebutuhan utama bagi UMKM untuk berkembang dan meningkatkan skala usahanya.

“Pemberian modal kredit oleh BJB merupakan salah satu upaya agar para pengusaha mikro mendapatkan akses ke dunia perbankan,” ujar dia pada kegiatan UMKM Hebat Kota Bandung Kuat Bersama Bank BJB di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Kamis (20/8).

Menurut Wali Kota Farhan, nilai kredit yang dapat diakses pelaku UMKM cukup beragam, mulai dari Rp5 juta hingga Rp1,5 miliar, tergantung skala usaha dan tingkat kelayakan usaha masing-masing.

Selain akses modal, Pemkot Bandung juga mendorong para pelaku usaha untuk melengkapi legalitas usaha agar lebih mudah mendapatkan dukungan pembiayaan.

Menurut Wali Kota Farhan, pembangunan ekosistem UMKM membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pelaku usaha, perbankan, masyarakat sebagai konsumen, hingga pemerintah sebagai regulator.

“Karena bicara lingkungan dan saling berhubungan, yang paling pertama mesti dibangun ketika kita mau membangun sebuah ekosistem adalah pelakunya. Semua pelakunya sudah ada di sini, pertama pelaku UMKM,” ujar Wali Kota Farhan.

Menurut dia, UMKM menjadi salah satu pengungkit ekonomi masyarakat. Karena itu, penguatan usaha mikro tidak harus selalu dimulai dari pasar yang jauh, tetapi dapat dibangun dengan memperkuat pasar di lingkungan sekitar.

“Paling penting, barang jualan UMKM itu pajang dulu di lingkungan. Apakah mereka membeli barang yang bapak ibu jual atau tidak? Itu penting sekali karena itu namanya membangun pasar,” kata dia.

Wali Kota Farhan mencontohkan, perkembangan sejumlah produk kuliner khas Bandung seperti cilok, cireng, dan seblak yang kini mampu masuk ke segmen pasar lebih tinggi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kreativitas pelaku UMKM dalam meningkatkan kualitas dan citra produk.

“Cilok dan cireng sudah masuk ke restoran. Artinya, dalam 10 tahun terakhir para pengusaha kuliner berhasil mengangkat citra cilok, cireng, dan seblak menjadi kelas kuliner,” ujar dia.

Ia menilai pengembangan UMKM menjadi semakin penting karena tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung masih berada di kisaran 7 persen. Karena itu, UMKM diharapkan mampu tumbuh dan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Wali Kota Farhan menyebut terdapat sekitar 12.000 UMKM yang telah terdaftar di Kota Bandung. Pertumbuhan omzet UMKM tersebut tercatat sekitar 25 persen, sementara pertumbuhan aset usaha rata-rata mencapai 10,9 persen.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah kekuatan UMKM, usaha mikro, kecil, dan menengah yang harus tumbuh besar dan menyerap tenaga kerja sebesar-besarnya,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Panen Perdana Sorgum di Bogor
    Preview komentar:
    Nomor Telepon Call Center (Easycash) 24 Jam ...
    Hubugi Nomor WhatsApp (Shopee Spinjam) layanan Customer Service ...
  • Berikut Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya pada Sabtu (22/8)
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
  • Rusun Manggarai Dibangun 24 Lantai, KAI Targetkan Rampung dalam 18 Bulan
    Preview komentar:
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
    Cara Bukak blokir Bank BTN Syariah di Aplikasi ...
Daerah
Pemkot Bandung Buka Keran A...

ASENSI Dorong IP dan Licensing Revenue Baru bagi Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
ASENSI Dorong IP dan Licens...

Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Buka Bandung Great S...
Daerah
Museum ITB Hadirkan Wisata ...
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.