Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Goa Gumantung, Surga Tersembunyi di Maratua, Siap Perkuat Ekowisata Kaltim

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 23:27 WIB | Oleh:
Goa Gumantung, Surga Tersembunyi di Maratua, Siap Perkuat Ekowisata Kaltim Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Para pengunjung menyusuri laguna Goa Gumantung, Pulau Maratua, Kaltim.

SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengajak wisatawan untuk menjelajahi eksotisme danau payau di dalam kawasan karst Goa Gumantung yang menjadi fenomena geologi langka.

"Destinasi yang berada di Pulau Maratua ini menawarkan fenomena geologi langka, di mana pengunjung dapat menemukan sebuah danau payau jernih bernuansa biru kehijauan yang tersembunyi tepat di dalam perut gua," kata Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal di Samarinda, Minggu (19/7).

Kawasan ekowisata yang terletak di area Teluk Alulu tersebut menyuguhkan perpaduan visual yang dramatis antara tebing karst yang menjulang tinggi, bentangan formasi stalaktit dan stalagmit, serta rindangnya ekosistem hutan di sekitar mulut gua.

"Ruang gua yang sangat luas ini memungkinkan wisatawan untuk langsung berkeliling menyusuri aliran air payau yang tenang menggunakan perahu kayak kecil. Ini adalah pengalaman relaksasi ekologis yang sangat unik dan jarang ditemukan di pulau tropis lainnya," ujar Faisal.

Untuk menjangkau lokasi surga tersembunyi ini, pengunjung diarahkan melintasi jalur trekking ringan berupa jalan setapak yang dikelilingi pepohonan asri, setelah sebelumnya menempuh perjalanan darat beberapa menit dari dermaga utama Maratua.

"Setiap kayuhan di atas permukaan air danau yang tenang ini seolah mengajak wisatawan untuk menyatu dengan alam. Goa Gumantung bukan sekadar tempat wisata biasa, melainkan ruang sunyi untuk menemukan ketenangan batin dan benar-benar hadir menyatu dengan alam," tuturnya.

Pengelolaan destinasi wisata berbasis alam dengan jumlah wisatawan 70 orang per hari itu diharapkan pihaknya tidak hanya memukau mata para pengunjung, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif wisatawan untuk turut menjaga kelestarian tata air dan ekosistem hutan di kepulauan tersebut.

"Melalui pengemasan promosi wisata ekologi yang bertanggung jawab, pesona Goa Gumantung ini siap mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif bagi masyarakat pesisir Maratua," kata Faisal. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Menakutkan, Sopir Jaklingko...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.