Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Tangani Pasien Terlantar

📅 Kamis, 16 Jul 2026, 16:12 WIB | Oleh:
RSUD Daya Makassar Luncurkan Inovasi GELIAT Tangani Pasien Terlantar Doc: ANTARA/HO-RSUD Daya Makasa
Ket. Pelayanan RSUD Daya Makassar yang saat ini telah meluncurkan inovasi GELIAT untuk pasien terlantar.

MAKASSAR -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar, meluncurkan inovasi GELIAT (Gerakan Empati Layanan Integrasi Aktif Terpadu) sebagai solusi percepatan penanganan pasien terlantar, mulai dari proses perawatan hingga pemulangan kepada keluarga.

Direktur RSUD Daya Makassar dr A Any Muliany di Makassar, Kamis mengatakan inovasi tersebut lahir dari persoalan yang selama ini sering dihadapi rumah sakit, yakni pasien terlantar yang telah dinyatakan sembuh secara medis tetapi tidak dapat dipulangkan karena identitas maupun keluarganya belum diketahui.

"Selama ini setiap ada warga terlantar ditemukan di jalan tanpa identitas, hampir pasti dibawa ke RSUD Daya untuk mendapatkan pelayanan medis. Kendalanya muncul ketika pasien sudah dinyatakan sembuh tetapi belum diketahui harus dipulangkan ke mana," ujarnya di Makassar, Kamis.

Menurutnya, RSUD Daya selama ini menjadi rumah sakit rujukan bagi warga terlantar yang ditemukan di jalan, termasuk pasien tanpa identitas yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Ia menjelaskan, sebelumnya proses pemulangan pasien kerap memerlukan waktu berhari-hari karena harus menunggu pencarian identitas maupun keluarga melalui Dinas Sosial.

Akibatnya, pasien tetap menempati ruang perawatan meskipun dokter telah mengizinkan pulang.

Melalui program GELIAT, RSUD Daya membangun koordinasi lintas sektor bersama Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), pemerintah kecamatan, kelurahan hingga instansi terkait lainnya.

Kolaborasi tersebut memungkinkan identitas pasien dapat ditelusuri lebih cepat melalui pemeriksaan biometrik sehingga proses pemulangan tidak lagi berlarut-larut.

Any mencontohkan seorang pasien yang ditemukan di jalan dalam kondisi diare. Setelah dinyatakan sembuh, pasien hanya mengaku tinggal di kawasan Cenderawasih, namun tidak mengetahui alamat lengkapnya.

Melalui koordinasi lintas sektor, Disdukcapil melakukan pengecekan biometrik hingga akhirnya identitas pasien berhasil ditemukan. Kemudian pasien langsung diantar pulang ke rumahnya.

Kondisi tersebut juga mencegah pasien kembali menjadi terlantar dan akhirnya kembali masuk rumah sakit dengan penyakit yang sama akibat tidak ada keluarga yang merawat.

"Pasien bukan hanya membutuhkan dokter yang mengobati, tetapi juga membutuhkan lingkungan yang mendukung proses pemulihan setelah keluar dari rumah sakit," jelasnya.

Inovasi GELIAT tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan pasien, tetapi juga memberikan dampak terhadap efisiensi operasional rumah sakit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.