Saham Asia Menguat, Investor Cermati Langkah AS Tekan Imbal Hasil Obligasi
📅 Jumat, 21 Agu 2026, 14:50 WIB | Oleh: Tim PenulisDi pasar valuta asing, yen menguat terhadap dolar AS setelah inflasi Jepang meningkat pada bulan lalu akibat kenaikan harga minyak yang dipicu krisis di Timur Tengah. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi bank sentral Jepang untuk menaikkan suku bunga bulan depan.
Sejumlah analis menilai lonjakan imbal hasil obligasi dipengaruhi berbagai faktor.
Michael Hewson dari MCH Market Insights mengatakan pemerintah di berbagai negara sejak awal tahun telah diperkirakan membutuhkan pembiayaan besar akibat peningkatan belanja, sehingga investor memiliki banyak pilihan obligasi untuk dibeli.
Menurut dia, lonjakan investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) juga menciptakan sumber pasokan baru berupa obligasi korporasi. Perusahaan seperti Amazon, Alphabet, dan Meta disebut berencana menghimpun dana hingga 500 miliar dolar AS.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pasokan berlebih ini kemungkinan menjadi faktor tambahan yang menekan pasar utang pemerintah global, dengan sebagian investor memilih berinvestasi pada perusahaan teknologi besar dibandingkan obligasi pemerintah yang memiliki beban utang tinggi,” tulis Hewson.
Analis lainnya menilai ketidakpastian juga meningkat setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menolak memberikan panduan mengenai rencana kebijakan bank sentral tersebut.
Pelaku pasar akan mencermati pidato Warsh dalam pertemuan tahunan bank sentral, ekonom, dan pejabat keuangan dunia di Jackson Hole pekan depan. Investor berharap pidato tersebut memberikan kejelasan mengenai arah kebijakan moneter AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!