Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Siap Pimpin BRICS Di Tengah Konflik Kepentingan Global dan Tekanan AS

📅 Senin, 29 Des 2025, 19:01 WIB | Oleh:
India Siap Pimpin BRICS Di Tengah Konflik Kepentingan Global dan Tekanan AS Doc: Antara
Ket. Ilustrasi Logo BRICS 2025

NEW DELHI - India akan mengambil alih kepemimpinan kelompok BRICS (Brazil, Russia, India, China, South Africa) tahun depan, memimpin blok yang diperluas pada titik geopolitik yang sensitif yang ditandai oleh kepentingan yang bersaing, ambisi global yang meningkat, dan tekanan dari Washington.

India bertujuan untuk menggarisbawahi bahwa kepresidenannya akan memprioritaskan negara-negara Selatan, sambil tetap memperhatikan perkembangan yang berubah di seluruh dunia.

Selain itu, fokusnya juga akan tertuju pada hasil konkret bagi negara-negara berkembang, dan berupaya menunjukkan bahwa BRICS dapat menyatukan anggota-anggotanya yang menghadapi tantangan bersama meskipun kepentingan nasional mereka berbeda.

Tugas ini muncul ketika kelompok antar pemerintah tersebut bergulat dengan peningkatan popularitas dan pengawasan.

Menantang Dominasi Barat

BRICS, yang awalnya dibentuk oleh Brasil, Rusia, India, dan Tiongkok, dengan Afrika Selatan bergabung tak lama kemudian, telah lama dipandang sebagai penyeimbang diplomatik yang muncul terhadap kekuatan Barat tradisional.

Dalam beberapa tahun terakhir, program ini telah meluas hingga mencakup negara-negara seperti Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan Indonesia.

Secara bersama-sama, blok tersebut mewakili sekitar setengah dari populasi dunia dan hampir 40 persen dari output ekonomi global.

Pada bulan Juli, Perdana Menteri India Narendra Modi mengusulkan untuk mengubah BRICS menjadi akronim Building Resilience and Innovation for Cooperation and Sustainability

 yang berarti Membangun Ketahanan dan Inovasi untuk Kerja Sama dan Keberlanjutan.

Para analis mengatakan bahwa salah satu agenda utama India adalah pengembangan mekanisme jaminan investasi yang diusulkan untuk mengatasi perubahan iklim, kemiskinan, transisi energi, dan kebutuhan infrastruktur.

Inisiatif ini bertujuan untuk menciptakan struktur keuangan yang dikendalikan oleh negara-negara BRICS, bukan oleh kekuatan Barat, yang beroperasi melalui Bank Pembangunan Baru (New Development Bank/NDB) yang didirikan oleh BRICS.

“Negara-negara, terutama negara-negara kecil di Selatan, tidak perlu pergi dan mengisi formulir yang rumit di Washington, tetapi mereka dapat melakukannya dengan cara yang mudah diakses,” kata mantan diplomat India, Rajiv Dogra.

“Jadi salah satu idenya adalah untuk memiliki semacam lembaga di samping Bank Pembangunan Baru, yang mengurus jaminan semacam ini.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.