Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Eksekusi Mati Pelaku Pembakaran Tempat Judi Pachinko

📅 Jumat, 21 Agu 2026, 12:03 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sebuah survei pemerintah Jepang pada tahun 2024 menemukan bahwa 83 persen responden menganggap hukuman mati "tidak dapat dihindari".

Namun, dukungan untuk penghapusan hukuman mati meningkat menjadi 17 persen dari sembilan persen lima tahun sebelumnya.

Kementerian kehakiman mengatakan kepada AFP tahun lalu bahwa Jepang melakukan satu eksekusi pada tahun 2022, tiga pada tahun 2021, tiga pada tahun 2019, dan 15 pada tahun 2018.

Ada sekitar 100 orang di daftar terpidana mati.

Serangan Sarin 

Di antara mereka yang dieksekusi pada tahun 2018 termasuk guru Shoko Asahara dan 12 mantan anggota sekte kiamat Aum Shinrikyo, yang mengatur serangan gas sarin tahun 1995 di sistem kereta bawah tanah Tokyo yang menewaskan 14 orang.

Hukum Jepang menetapkan bahwa eksekusi harus dilakukan dalam waktu enam bulan setelah putusan akhir dan setelah semua upaya banding habis.

Namun dalam praktiknya, sebagian besar narapidana dibiarkan dalam ketegangan di sel isolasi selama bertahun-tahun—dan terkadang puluhan tahun—dengan konsekuensi yang terkadang parah bagi kesehatan mental mereka.

Pemerintah juga dituduh kurang transparan, karena kementerian kehakiman baru mulai mengungkapkan nama-nama narapidana yang dieksekusi pada tahun 2007.

Selain itu, terdapat sejumlah kasus vonis yang salah.

Yang paling terkenal, Iwao Hakamada menghabiskan puluhan tahun di penjara hukuman mati atas pembunuhan empat orang pada tahun 1966 sebelum dibebaskan pada tahun 2014 dan sepenuhnya dinyatakan tidak bersalah pada tahun 2024 di usia 88 tahun.

Pengadilan memutuskan bahwa para penyidik ​​telah memanipulasi bukti dan mengatakan bahwa dia telah mengalami "interogasi tidak manusiawi yang bertujuan untuk memaksanya memberikan pernyataan".

Hakamada adalah narapidana hukuman mati kelima yang diberikan kesempatan untuk diadili kembali dalam sejarah Jepang pasca-perang. Keempat kasus sebelumnya juga menghasilkan pembebasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Duka NTT, Duka kita semua,,,
    Lanjutkan..
  • BUMN Tak Cukup Andalkan Aset, Menperin Minta Perkuat Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri
    Preview komentar:
    Pernyataan Bapak Agus Gumiwang yang menggarisbawahi urgensi penguatan ...
  • Impor SAP dari Tiongkok Diduga Rugikan Industri, KADI Mulai Penyelidikan Antidumping
    Preview komentar:
    Informasi mengenai penyelidikan produk Superabsorbent Polymers ini sangat ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

Petugas Gabungan Gerilya Padamkan Api Arjuno-Welirang

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Petugas Gabungan Gerilya Pa...

Sang Saka Berkibar di Puncak Gamalama

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sang Saka Berkibar di Punca...

Para Pelaku UMKM Harus Terus Didampingi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Para Pelaku UMKM Harus Teru...
Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

Event Akhir Pekan Jakarta 22-23 Agustus 2026: LaLaLa Festival Hingga ASTINDO Travel Fair

21 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.