Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Tangerang Mulai Sesuaikan dengan Jalur MRT

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Tangerang Mulai Sesuaikan dengan Jalur MRT Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy memberikan keterangan resmi kepada awak media di Tangerang, Banten.

TANGERANG – Kehadiran angkutan massal, Moda Raya Terpadu (MRT) disambut antusias Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten. Untuk itu, Pemkab Tangerang tengah mempercepat revisi regulasi Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Tujuannya untuk memperkuat dan mendukung rancangan pembangunan infrastruktur MRT dan Bus Rapid Transit (BRT).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy di Tangerang, Selasa menyampaikan, sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung rancangan pembangunan keterhubungan (connecting) transportasi massal ini adalah penguatan rencana tata ruang wilayah.

“Paling utama itu dari sisi tata ruangnya. Kita harus mempersiapkan, terutama tadi, connecting BRT dengan MRT. Berarti harus tertuang di dalam dokumen rencana tata ruang kita terkait dengan pengembangan sistem transportasi massalnya,” jelasnya.

Erwin bilang, untuk saat ini proses revisi RTRW yang dilakukan pemerintah Kabupaten Tangerang masih terus berjalan. Di mana, program pengembangan BRT yang terhubung dengan jalur MRT Kembangan–Balaraja akan dimasukkan sebagai muatan penting dalam penguatan regulasi daerah tersebut.

Menurutnya, hal tersebut guna memastikan bahwa proyek strategis nasional ini memiliki payung kebijakan yang kuat di tingkat daerah. “Program BRT/MRT itu akan menjadi salah satu masukan muatan dalam RTRW sebagai bentuk kesiapan Pemkab Tangerang bahwa sistem transportasi massal ini memang secara kebijakan sudah ada di pemerintah daerah,” ungkapnya.

Dia menambahkan, untuk rancangan proyek MRT Kembangan - Balaraja, Kabupaten Tangerang melalui kerja sama provinsi Jakarta dan Banten, masih berada dalam tahap penyelesaian studi kelayakan (feasibility study). “Dalam studi kelayakan itu dari sisi pembiayaan diukur yang paling feasible, apakah pembiayaannya dari pemerintah atau bahkan ada potensi kontribusi dari para pengembang,” katanya.

Erwin juga menjelaskan, karena proyek ini melintasi dua provinsi, maka pemerintah akan turut melibatkan sejumlah pengembang swasta di wilayah Kabupaten Tangerang. Di antaranya Summarecon, Alam Sutera, Paramount, dan Lippo Karawaci, untuk berkolaborasi dalam pembangunan kawasan terintegrasi.

Berdasarkan rancangan, jalur MRT yang akan dibangun di wilayah Tangerang sepanjang 30 kilometer tersebut nantinya akan menyambungkan ke 14 Stasiun. Ada Stasiun Balaraja, Cibadak, Pasir Gadung, Bunder, Kadu, Bencongan, dan Danau Ranau. Selanjutnya, Kelapa Dua, Kebon Nanas, Panunggangan, Kuncir, Hasyim Asyari hingga Karang Tengah Kota Tangerang.

Layanan BRT disiapkan, untuk menjadi pengumpan (feeder) yang menghubungkan titik-titik stasiun tersebut dengan kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat. “Kita berharap BRT ini connecting ke MRT. Jadi terkoneksi dengan stasiun-stasiun MRT supaya terintegrasi satu sama lain,” kata Erwin. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
  • Industri Baterai Dipacu, Transisi Energi dan Ekonomi Digital Jadi Kunci
    Ulasan yang sangat komprehensif dari Koran Jakarta mengenai ...
Luar Negeri
Raksasa AI Kerja Sama Bentu...
Advertisement
Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

Indonesia Resmi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Jadwal Lengkap Timnas Garuda

16 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.