Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Monaco Resmi Putus Kontrak Paul Pogba Usai Didera Cedera Panjang

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 17:15 WIB | Oleh:
AS Monaco Resmi Putus Kontrak Paul Pogba Usai Didera Cedera Panjang Doc: AFP
Ket. Paul Pogba harus kembali menghadapi ketidakpastian dalam karier sepak bolanya setelah AS Monaco memutuskan melepas gelandang asal Prancis tersebut. Keputusan itu diambil setelah rangkaian cedera membuat Pogba kesulitan mendapatkan waktu bermain sejak bergabung dengan klub Ligue 1 tersebut.

JAKARTA - Paul Pogba harus kembali menghadapi ketidakpastian dalam karier sepak bolanya setelah AS Monaco memutuskan melepas gelandang asal Prancis tersebut. Keputusan itu diambil setelah rangkaian cedera membuat Pogba kesulitan mendapatkan waktu bermain sejak bergabung dengan klub Ligue 1 tersebut.

Pogba yang kini berusia 33 tahun sebelumnya datang ke Monaco setelah menjalani hukuman larangan bermain akibat kasus doping. Kehadirannya sempat diharapkan dapat menjadi titik balik bagi karier pemain yang pernah menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa tersebut.

Namun, rencana Monaco terhadap Pogba hanya berjalan sebagian. Dalam pernyataan resminya pada Rabu, klub menyebut target yang sebelumnya ditetapkan untuk sang pemain “hanya sebagian tercapai” sehingga kontrak Pogba yang seharusnya berlangsung hingga Juni 2027 akhirnya dihentikan lebih awal.

Pogba saat ini masih harus menepi karena mengalami cedera paha. Masalah tersebut datang setelah ia sebelumnya baru saja kembali dari cedera lutut yang membuatnya kembali kesulitan menjaga kebugaran untuk tampil secara konsisten.

Monaco tetap memberikan apresiasi terhadap sikap Pogba selama berada di klub. Monaco menilai sang pemain menunjukkan “pola pikir, tekad, dan standar tinggi yang luar biasa” meskipun harus menghadapi berbagai persoalan fisik.

Klub juga menyebut Pogba tetap memberikan pengaruh positif kepada skuad meski lebih banyak menghabiskan waktu di luar lapangan. Ia dinilai aktif berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada para pemain Monaco lainnya selama menjalani proses pemulihan cedera.

Pogba sendiri mengakui bahwa periode bersama Monaco tidak berjalan sesuai harapannya. Ia mengatakan tidak dapat bermain sebanyak pertandingan yang diinginkan setelah hanya mencatatkan enam penampilan di Ligue 1 musim lalu dengan total 115 menit berada di lapangan.

"Saya tidak bermain sebanyak pertandingan untuk Monaco seperti yang saya harapkan," ujar Pogba dalam pernyataan perpisahannya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada presiden, jajaran manajemen, rekan setim, seluruh staf, serta para pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.

Keputusan Monaco menjadi pukulan terbaru bagi Pogba yang sebelumnya memiliki perjalanan karier sangat gemilang. Ia mencatatkan 233 penampilan dalam dua periode bersama Manchester United dan pernah menjadi pemain terbaik Serie A ketika memperkuat Juventus.

Bersama Juventus, Pogba memenangkan empat gelar Liga Italia dan berkembang menjadi salah satu gelandang paling diperhitungkan di Eropa. Ia kemudian menjadi bagian penting dari tim nasional Prancis yang berhasil menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.

Namun, perjalanan karier Pogba mulai berubah setelah kasus doping yang menjeratnya ketika memperkuat Juventus. Pada 2023, ia dinyatakan positif testosteron setelah menjalani pemeriksaan doping dalam kompetisi sepak bola Italia.

Pogba kemudian menjelaskan bahwa zat tersebut berasal dari suplemen makanan yang diresepkan oleh seorang dokter di Amerika Serikat. Meski demikian, ia tetap dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat tahun oleh otoritas terkait.

Pemain asal Prancis itu kemudian mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau CAS. Setelah proses banding, hukuman larangan bermain Pogba dipangkas secara signifikan dari empat tahun menjadi 18 bulan.

Setelah menyelesaikan masa hukumannya, Pogba berusaha membangun kembali kariernya dengan bergabung bersama Monaco pada tahun lalu. Kepindahan tersebut sempat dipandang sebagai kesempatan untuk kembali ke level tertinggi setelah periode panjang yang diwarnai sanksi dan masalah kebugaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Daerah
Pemkot Bandung Selidiki Kas...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

Miris, Lima Atlet Panjat Tebing jadi Korban Pelecehan Seksual Pelatih

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.