Pemkot Bandung Fokus Perkuat Pelayanan Dasar dan Kerja Nyata
📅 Selasa, 18 Agu 2026, 15:15 WIB | Oleh: Ilham SudrajatBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (17/8).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dengan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bertindak sebagai inspektur upacara.
Wali Kota Farhan menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat untuk terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Wali Kota Farhan mengatakan, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” harus diterjemahkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat.
Menurut dia, makna berdaulat berkaitan erat dengan kemampuan bangsa untuk berdiri di atas kekuatan sendiri. Hal tersebut sejalan dengan berbagai agenda pemerintah pusat yang mendorong kemandirian pangan, energi, ekonomi, serta penguatan kedaulatan di seluruh wilayah Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Berdaulat artinya kita mampu berdiri di atas kekuatan sendiri,” kata Wali Kota Farhan dalam amanatnya.
Ia menyampaikan, semangat kemandirian tersebut juga harus diterapkan di tingkat daerah, termasuk Kota Bandung. Pemerintah Kota Bandung menerjemahkan semangat tersebut melalui penguatan pelayanan dasar bagi masyarakat.
Wali Kota Farhan menyatakan sedikitnya terdapat tiga hal mendasar yang menjadi komitmen Pemkot Bandung, yakni memastikan hak pendidikan, kesehatan, serta hak masyarakat untuk hidup aman, nyaman, adil dan setara.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kerja keras yang pertama adalah memastikan bahwa anak-anak Indonesia, khususnya yang di Kota Bandung, harus selalu mendapatkan hak pendidikan. Tidak ada tawar-menawar akan hal itu,” tegas dia.
“Kedua, seluruh warga negara Indonesia yang ada di Kota Bandung ini berhak untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa ada toleransi penolakan sama sekali. Ketiga adalah hak hidup di dalam Kota Bandung yang aman, nyaman serta adil dan setara,” imbuh Wali Kota Bandung.
Wali Kota Farhan pun menuturkan bahwa komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi pembangunan Kota Bandung hingga 2029, yakni Bandung Utama yang merupakan akronim dari Unggul, Terbuka, Amanah, Maju, dan Agamis.
Ia menjelaskan, visi tersebut mencakup pembangunan sumber daya manusia yang unggul, masyarakat yang terbuka, kepemimpinan yang amanah, rakyat yang maju, serta kehidupan masyarakat yang menjunjung nilai-nilai agama.
“Unggul sumber daya manusianya. Terbuka pikirannya. Amanah kepemimpinannya. Maju rakyatnya. Dan agamis keyakinannya,” ujar dia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Farhan juga menyebut, pembangunan Kota Bandung membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah provinsi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat di tingkat kewilayahan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!