Menjadi Unggulan 32, Janice Tjen Mendapat Bye di Cincinnati
📅 Jumat, 14 Agu 2026, 10:55 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
CINCINNATI – Menjadi unggulan 32 di Cincinnati Open 2026, Janice Tjen mendapat bye babak pertama. Petenis putri Indonesia itu masuk daftar unggulan Cincinnati Open 2026 dengan menempati posisi ke-32 pada turnamen WTA 1000 yang berlangsung di Lindner Family Tennis Center, Mason, Ohio, Amerika Serikat.
Status tersebut membuat Janice langsung mendapat bye pada babak pertama dan baru memulai perjuangannya pada babak kedua.
Laman WTA pada Kamis menyebutkan petenis berusia 23 tahun itu menjadi satu dari 96 petenis yang bermain pada nomor tunggal Cincinnati Open.
Cincinnati menjadi kesempatan bagi Janice untuk kembali membangun momentum setelah hasil tidak memuaskan pada WTA 1000 National Bank Open 2026 di Toronto, Kanada.
Pada nomor tunggal di Toronto, Janice mengakhiri langkahnya di babak pertama setelah dikalahkan unggulan Liudmila Samsonova melalui pertandingan ketat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Janice juga tersingkir pada babak pertama sektor ganda. Berduet dengan petenis Polandia Katarzyna Piter, dia tidak mampu mengimbangi permainan pasangan Storm Hunter (Australia)/Desirae Krawczyk (Amerika Serikat).
Sebelumnya, Janice datang ke Toronto dengan modal dua gelar WTA bersama Piter, yakni Guangzhou 2025 dan Hobart 2026.
Di luar kemitraannya dengan Piter, Janice juga menjuarai Birmingham Classic 2026 bersama petenis Australia Talia Gibson pada Juni.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di Cincinnati, Janice akan menghadapi persaingan dari sembilan dari 10 besar dunia. Aryna Sabalenka menjadi unggulan pertama, disusul Elena Rybakina, Jessica Pegula, dan Coco Gauff sebagai unggulan kedua hingga keempat.
Selanjutnya Mirra Andreeva, Linda Noskova, Iga Swiatek, Amanda Anisimova, Elina Svitolina, dan Marta Kostyuk.
Cincinnati Open juga menghadirkan sejumlah mantan juara. Sabalenka merupakan juara 2024, Gauff juara 2023, Swiatek juara 2025, Madison Keys juara 2019, sedangkan Karolina Pliskova menjadi juara pada 2016.
Swiatek masuk gelanggang sebagai juara bertahan setelah mengalahkan Jasmine Paolini 7-5, 6-4 pada final tahun lalu, yang adalah gelar WTA 1000 ke-11 bagi petenis Polandia itu.
Babak pertama nomor tunggal berlangsung pada 13-14 Agustus, babak kedua 15-16 Agustus, babak ketiga 17-18 Agustus, dan babak 16 besar pada 19 Agustus. Perempat final dijadwalkan pada 20-21 Agustus, semifinal 22 Agustus, dan final 23 Agustus.
Turnamen tersebut menjadi WTA 1000 kedua yang digelar secara beruntun setelah National Bank Open di Toronto dan menjadi salah satu turnamen persiapan menuju US Open.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!