Apa Itu Kimpul yang Sempat Viral? Dijuluki Duta Ketahanan Pangan
📅 Rabu, 16 Sep 2026, 05:57 WIB | Oleh: OpikBENGKULU - Popularitas kimpul semakin meningkat setelah seorang kreator konten asal Bantul @black.sheep8208, konsisten memperkenalkan umbi tersebut melalui berbagai resep sederhana yang mudah dipraktikkan. Berkat upayanya mengangkat kembali pangan lokal, ia bahkan mendapat julukan “Duta Ketahanan Pangan” dari warganet.
Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan kemunculan berbagai konten tentang kimpul, umbi lokal Indonesia yang mulai mencuri perhatian kalangan Generasi Z. Bukan tanpa alasan, kimpul kini diolah menjadi beragam makanan kekinian, mulai dari dumpling ayam, mashed potato, keripik, stik kimpul, hingga camilan sehat yang dinilai cocok sebagai alternatif sumber karbohidrat.
Lewat berbagai unggahannya, sang kreator menunjukkan bahwa bahan pangan lokal tidak kalah menarik dibandingkan bahan makanan impor. Kimpul yang selama ini identik dengan makanan tradisional disulap menjadi menu modern yang lebih dekat dengan selera anak muda.
Fenomena tersebut memicu rasa penasaran banyak orang. Tak sedikit warganet yang baru pertama kali mendengar nama kimpul dan bertanya-tanya mengenai asal-usul, manfaat, hingga cara mengolahnya.
Apa Itu Kimpul?
Dikutip dari unggahan X @rasjawa Kimpul merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang dikenal juga sebagai talas Belitung atau Blue Taro dalam bahasa Inggris. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Xanthosoma sagittifolium Schott dan termasuk ke dalam famili Araceae, kelompok tanaman yang masih berkerabat dengan talas.
Tanaman kimpul bersifat menahun dengan ciri khas memiliki umbi batang serta batang semu yang sebenarnya merupakan kumpulan pelepah daun.
Kimpul telah lama tumbuh di berbagai wilayah Indonesia, terutama di pekarangan rumah maupun lahan pertanian, meski keberadaannya mulai tergeser oleh bahan pangan lain seperti beras dan kentang.
Di sejumlah daerah, kimpul juga memiliki nama lokal yang berbeda-beda, namun secara umum dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat tradisional yang pernah menjadi makanan pokok masyarakat sebelum konsumsi beras semakin mendominasi.
Kaya Nutrisi dan Tinggi Serat
Selain mudah dibudidayakan, menurut unggahan Instagram @wazobiaafricanmarket, kimpul juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik. Umbi ini mengandung karbohidrat kompleks, serat, kalium, serta beberapa vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Kandungan seratnya membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan, sementara kalium berperan dalam menjaga fungsi otot dan tekanan darah.
Namun seperti talas pada umumnya, kimpul mengandung kristal kalsium oksalat yang dapat menyebabkan rasa gatal atau iritasi pada mulut dan tenggorokan apabila tidak diolah dengan benar. Karena itu, kimpul disarankan dimasak hingga benar-benar matang, misalnya direbus sekitar 45 menit atau lebih sebelum dikonsumsi.
Bisa Diolah Menjadi Beragam Menu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!