Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Menko PM Sebut Karya Seni Jadi Ruang Pemulihan Anak Terdampak Bencana

📅 Rabu, 30 Sep 2026, 05:25 WIB | Oleh:
Menko PM Sebut Karya Seni Jadi Ruang Pemulihan Anak Terdampak Bencana Doc: antara foto
Ket. Menko Muhaimin Iskandar saat membuka pameran karya lukis anak-anak Aceh Tamiang dan Pariaman di Jakarta, Selasa (29/9).

JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi pameran karya seni yang menjadi ruang untuk memulihkan diri bagi 200 anak terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kota Pariaman.

"Luar biasa, anak-anak yang lahir dari keadaan sulit bisa menghasilkan karya yang luar biasa. Semoga karya-karya ini menambah semangat kalian untuk terus meningkatkan potensi seni dan menjadi bagian dari kemajuan kreativitas di Indonesia," ujar Menko Muhaimin Iskandar saat membuka pameran karya lukis anak-anak Aceh Tamiang dan Pariaman di Jakarta, Selasa (29/9).

Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak cukup hanya menyasar perbaikan rumah, lingkungan, dan fasilitas umum.

Anak-anak juga membutuhkan ruang untuk memproses pengalaman, mengekspresikan perasaan, dan membangun kembali kepercayaan diri setelah menghadapi situasi sulit.

Karena itu, Muhaimin Iskandar melihat seni lukis dapat menjadi salah satu pendekatan dalam pemulihan psikososial anak terdampak bencana.

Melalui kegiatan kreatif, anak-anak memiliki ruang yang aman untuk menuangkan cerita dan pengalaman yang terkadang sulit disampaikan melalui kata-kata.

Ia menilai dari ruang pemulihan tersebut tumbuh potensi pemberdayaan yang lebih luas.

Ia meyakini kreativitas anak-anak dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga menjadi bekal untuk mengenal dan memasuki ekosistem ekonomi kreatif di masa depan.

Kemenko PM pun memastikan berbagai program kementerian dan lembaga dapat terkoordinasi serta menghasilkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam konteks itu, menurut dia, ekonomi kreatif perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah karya anak bangsa.

"Ekonomi kreatif kini menjadi salah satu kekuatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, karya masyarakat perlu mendapatkan ruang apresiasi sekaligus akses agar dapat terus berkembang dan memiliki nilai tambah," kata Muhaimin Iskandar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

Jadwal Liga Champions: PSG Ditantang Barcelona, Bayern Muenchen Jamu Arsenal

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.