Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Aceh Besar Menggelar Shalat Minta Hujan

📅 Senin, 03 Agu 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Aceh Besar Menggelar Shalat Minta Hujan Doc: Antara
Ket. Imam Masjid Lamkunyet memimpin Shalat Istisqa di halaman Masjid Babussalam, Gampong Lamkunyet, Senin.

Banda Aceh - Ratusan warga Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, melaksanakan Shalat Istisqa dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan di tengah kondisi kekeringan yang melanda wilayah Provinsi Aceh tersebut. 

Warga yang hadir di halaman Masjid Babussalam, Gampong Lamkunyet, Senin terlihat begitu khusuk dalam melaksanakan shalat dan bermunajat kepada Allah agar musibah kekeringan dapat segera berlalu di daerah mereka.

“Mari kita memperbanyak istighfar, karena dengan istighfar Allah akan menurunkan hujan dan melapangkan rezeki kita. Ini adalah janji Allah dalam Al-Qur’an,” kata Ketua MPU Darul Kamal Tgk Muhibuddin yang menjadi penceramah dalam shalat minta hujan dan doa bersama tersebut.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan akan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan lingkungan.

“Kita tidak hanya memperbaiki hubungan dengan Allah, tetapi juga dengan sesama. Hindari perbuatan zalim, jaga kejujuran, dan perbanyak sedekah. Insya Allah, keberkahan akan turun bersama hujan yang kita harapkan,” tambahnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum tersebut sebagai refleksi diri dengan terus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jangan hanya ingat saat susah, tetapi juga saat lapang.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperbaiki niat dan memperbanyak doa agar berbagai doa yang disampaikan segera Allah kabulkan.

Kegiatan tersebut tidak hanya diikuti oleh masyarakat umum, tetapi juga melibatkan para guru dan murid SDN Lamkunyet. Kehadiran para pelajar tersebut menjadi bagian dari pembelajaran langsung tentang nilai-nilai keislaman dan pentingnya doa dalam menghadapi persoalan kehidupan.

Camat Darul Kamal, Husaini menyampaikan bahwa kondisi kekeringan yang terjadi saat ini telah berdampak luas, khususnya bagi para petani.

“Kita melihat langsung kondisi di lapangan, banyak sawah yang mulai kering, bahkan sebagian sudah mengalami retak-retak tanah. Ini tentu sangat mempengaruhi hasil pertanian masyarakat,” ujar Husaini.

Ia menegaskan bahwa pemerintah kecamatan terus berupaya melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang atas persoalan kekeringan tersebut.

“Kita berharap, dengan doa bersama ini, Allah SWT segera menurunkan hujan dan memberikan keberkahan bagi daerah kita,” lanjutnya.

Ia menambahkan, di tengah pelaksanaan Shalat Istisqa, hujan mulai mengguyur kawasan tersebut dan tidak ada satu pun jamaah yang membubarkan diri. Dengan penuh kekhusyukan, mereka tetap melanjutkan ibadah meski diguyur hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.