Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hutan Papua Barat Terancam Eksploitasi, Gerakan Lintas Iman Dorong Perlindungan Berkelanjutan

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia menilai perlindungan hutan secara maksimal membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari masyarakat adat, organisasi keagamaan, masyarakat sipil, dunia usaha, akademisi hingga media massa.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri,” ujarnya.

Selain perlindungan lingkungan, Dominggus meminta IRI Indonesia turut mendukung pengembangan ekonomi masyarakat adat berbasis ekonomi hijau dan potensi lokal melalui program Papua Barat Produktif.

Kolaborasi lintas iman dan berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan menghasilkan gagasan, komitmen, serta langkah nyata untuk memperkuat perlindungan hutan di Papua Barat sekaligus mewujudkan keadilan ekologis bagi masyarakat dan lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.