Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kolombia Izinkan Warga Sipil Bawa Senjata untuk Bela Diri

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 19:53 WIB | Oleh:
Kolombia Izinkan Warga Sipil Bawa Senjata untuk Bela Diri Doc: AFP/Raul ARBOLEDA

WASHINGTON DC - Presiden Kolombia, Abelardo De La Espriella, Selasa (8/9), menandatangani dekret yang mencabut larangan menyeluruh yang sebelumnya diberlakukan terhadap hak membawa senjata api di Kolombia.

"Saya menandatangani dekret yang mencabut penangguhan umum izin membawa senjata api di Kolombia," kata De La Espriella melalui akun X.

"Selama bertahun-tahun, warga yang taat hukum dibatasi, sementara para penjahat terus mempersenjatai diri secara ilegal hingga mencapai tingkat maksimal. Hal itu harus diubah," katanya.

Namun, pencabutan larangan tersebut tidak berarti kebebasan penuh untuk membawa senjata, kata presiden.

Dia menegaskan bahwa pihak berwenang akan tetap menerapkan kontrol ketat, serta persyaratan dan perizinan yang mengatur kepemilikan senjata api oleh warga sipil.

"Keamanan Kolombia tidak bisa terus dibangun dengan cara melucuti senjata warga yang patuh hukum dan membiarkan para penjahat tetap bersenjata," lanjut De La Espriella.

Presiden, antara lain, menyoroti bahwa sebanyak 15.700 senjata api ilegal telah disita antara awal Januari hingga September; 551 di antaranya terkait dengan Clan del Golfo dan 339 terkait dengan Tentara Pembebasan Nasional (ELN), termasuk 380 senapan serbu dan 65 unit mortir kaliber 60.

Pemimpin Kolombia itu menyatakan bahwa Kolombia akan menindak keras kekuatan senjata ilegal tersebut alih-alih membatasi hak warga untuk membawa senjata.

Berdasarkan Konstitusi 1991, warga Kolombia diperbolehkan memiliki dan membawa senjata api dengan izin, dalam konteks tertentu yang diatur secara ketat.

Namun, pada 2015, mantan presiden Juan Manuel Santos memberlakukan larangan total terhadap hak membawa senjata melalui dekret eksekutif.

Kebijakan tersebut terakhir kali diperpanjang hingga 2026 oleh mantan presiden Gustavo Petro.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.