Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Geng Motor Disuruh Masuk Sekolah Rakyat

📅 Rabu, 08 Jul 2026, 16:53 WIB | Oleh:
Geng Motor Disuruh Masuk Sekolah Rakyat Doc: ANTARA/Agus Suprayitno
Ket. Gubernur Jambi Al Haris (dua kiri) didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar (kiri) bersama Kajati Jambi Sugeng Hariadi (tiga kiri) saat menyampaikan keterangan di Mapolda Jambi, Rabu (8/7).

KOTA JAMBI -- Gubernur Jambi Al Haris memberikan pilihan anggota geng motor masuk Sekolah Rakyat supaya pembinaan terhadap mereka bisa lebih maksimal.

Pernyataan itu disampaikan gubernur saat menghadiri rapat koordinasi strategi penanggulangan geng motor di wilayah Provinsi Jambi di ruang pertemuan Siginjai Mapolda Jambi, Rabu.

"Kita masukkan saja ke Sekolah Rakyat supaya mendapat pembinaan maksimal," kata Al Haris.

Menurut dia, prilaku remaja yang terlibat dalam kelompok geng motor salah satunya dipengaruhi oleh hubungan kurang harmonis di lingkungan keluarga.

Rata-rata mereka memiliki permasalahan di rumah, seperti ditinggal orang tua, hingga kehilangan figur ayah (fatherless).

Berdasarkan data, jumlah remaja kekurangan figur orang tua di Provinsi Jambi mencapai 24,5 persen, artinya dari 100 anak, hampir 25 orang kurang merasakan sentuhan sosok figur orang tua khususnya ayah.

Mengatasi permasalahan itu, gubernur mendorong remaja usia sekolah yang terindikasi ikut ke dalam kelompok geng motor, dibina melalui Sekolah Rakyat.

Mengingat Sekolah Rakyat memiliki konsep pendidikan yang baik dan terukur, melalui sistem asrama. Sehingga anak-anak tidak terkontaminasi oleh lingkungan negatif, keluar malam yang dinilai sangat berisiko bagi perkembangan mental remaja.

Melalui rapat koordinasi ini, Al Haris berharap seluruh pemangku kebijakan langsung melalukan aksi, memetakan jumlah anak yang terlibat geng motor, lalu mengarahkan mereka supaya masuk ke Sekolah Rakyat.

Saat ini, Provinsi Jambi telah memiliki dua Sekolah Rakyat yang siap beroperasi pada tahun ajaran 2026, lokasinya di Kota Jambi dan Tanjung Jabung Timur.

"Tugas kita, bagaimana bisa menyalurkan energi besar mereka ke arah positif. Sebagian besar perlu di data, ke depan punya saluran Sekolah Rakyat. Kita tidak hanya berkolaborasi tapi juga langsung berorkrestasi," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

UE Serukan Pembahasan Krisis Migran di Ceuta

39 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Serukan Pembahasan Krisi...
Luar Negeri
Korsel Catatkan Suhu Terpan...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.