Menko Pangan: Rekrutmen Massal Koperasi Desa Dorong Ekonomi Daerah
📅 Kamis, 16 Apr 2026, 19:20 WIB | Oleh: Ilham SudrajatJAKARTA - Pemerintah membuka rekrutmen besar untuk memperkuat pengelolaan koperasi desa dan kampung nelayan. Program ini menjadi strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.
Sebanyak 35.476 posisi disiapkan melalui Panitia Seleksi Nasional. Peserta terpilih akan bekerja sebagai pegawai BUMN dengan skema kontrak dua tahun.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengatakan rekrutmen ini fokus pada peningkayan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Pemerintah mencari tenaga profesional yang mampu mengelola unit ekonomi desa.
“Pemerintah membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk berkontribusi. Mereka akan memperkuat pengelolaan koperasi desa dan kampung nelayan,” ujar Zulkifli dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (16/4).
Sebagian besar formasi diperuntukkan bagi manajer koperasi desa Merah Putih. Posisi tersebut berada di bawah pengelolaan PT Agrinas Pangan Nusantara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, ribuan posisi lain dialokasikan untuk pengelolaan kampung nelayan. Pengelolaan ini berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Rekrutmen dilakukan secara terbuka melalui sistem daring resmi pemerintah. Pendaftaran dibuka hingga 24 April 2026 melalui situs yang telah ditentukan.
Seleksi ini terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari semua jurusan. Syarat usia maksimal ditetapkan 35 tahun dengan IPK minimal 2,75.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya apapun. Tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan peserta,” ucap Zulkifli, tegas.
Program ini merupakan tahap awal dari target pembangunan koperasi nasional. Pemerintah menargetkan puluhan ribu unit koperasi selesai dalam waktu dekat.
Ke depan, jumlah koperasi desa Merah Putih akan terus bertambah. Target nasional mencapai 80.000 unit di seluruh Indonesia.
Rekrutmen bertahap akan terus dilakukan mengikuti perkembangan pembangunan koperasi. Program ini diharapkan memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!