Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran, Menteri Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih versi IndexPolitica

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 06:13 WIB | Oleh:
Mentan Amran, Menteri Berkinerja Terbaik di Kabinet Merah Putih versi IndexPolitica Doc: antara foto
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meraih skor kinerja tertinggi di antara para menteri Kabinet Merah Putih berdasarkan Government Performance Assessment yang dirilis lembaga riset politik dan kebijakan publik IndexPolitica Indonesia pada September 2026.

"Penilaian tersebut mengukur kinerja, bukan popularitas," kata Founder dan Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia Denny Charter dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (8/9).

Amran memperoleh skor 91, menempati peringkat pertama dari sepuluh menteri dengan kinerja terbaik, mengungguli Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani (89) diposisi kedua.

Kemudian disusul Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan skor (87), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti (86), serta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (85) di posisi kelima.

Penilaian itu menggunakan pendekatan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis, bukan survei opini publik.

Data bersumber dari dokumen dan laporan resmi pemerintah serta statistik sektoral, dengan enam dimensi penilaian, yaitu Policy Output berbobot 20 persen, Policy Outcome 25 persen, Implementation Effectiveness 20 persen, Public and Economic Impact 15 persen, Policy Innovation 10 persen, dan Intergovernmental Coordination 10 persen.

Menurut Denny, menteri yang tidak terlalu populer dapat memiliki kinerja sangat baik apabila mampu menghasilkan output dan outcome kebijakan yang terukur, sementara menteri yang sering diberitakan belum tentu memiliki kinerja terbaik.

Adapun capaian itu melanjutkan hasil serupa dalam survei kepuasan publik oleh Indikator Politik Indonesia pada Oktober 2025, di mana Amran juga berada pada posisi pertama dengan tingkat kepuasan 84,9 persen.

Disusul Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (84,5 persen), Purbaya Yudhi Sadewa (84,1 persen), Menteri Agama Nasaruddin Umar (83,4 persen), dan Menteri Sekretariat Negara Prasetiyo Hadi (82,9 persen).

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Moch. Arief Cahyono, menyampaikan posisi puncak yang konsisten di dua lembaga riset berbeda dalam kurun waktu dua tahun berturut-turut tidak lepas dari serangkaian capaian konkret sektor pertanian di bawah kepemimpinan Amran. Ia memaparkan sejumlah pencapaian utama.

Produksi beras nasional 2025 mencapai 34,69 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah dan diakui BPS, FAO, serta USDA, naik 13,29 persen dibandingkan 2024.

Indonesia telah mencapai swasembada delapan komoditas pangan, yaitu beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Stok beras pemerintah menembus 5,3 juta ton, rekor tertinggi sepanjang sejarah dan jauh melampaui rekor 1984 sebesar 2,6 juta ton.

Sektor pertanian mencatat nilai ekspor sekitar Rp166 triliun, sementara impor pangan berhasil ditekan Rp41 triliun, memberikan nilai tambah sekitar Rp200 triliun bagi perekonomian nasional.

Di sisi input produksi, pemerintah melakukan penyederhanaan 145 aturan terkait pupuk bersubsidi sehingga akses petani terhadap pupuk semakin mudah, sementara harga pupuk bersubsidi turun 20 persen di tengah krisis pupuk global. Pemerintah juga menetapkan jaminan harga pembelian gabah petani sebesar Rp6.500 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Megapolitan
Tangerang Perkuat Transpara...

Pasar Tengah Buruk, Pemprov Tunda IPO

45 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pasar Tengah Buruk, Pemprov...

Jaga Persatuan dan Kerukunan lewat Keberagaman

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jaga Persatuan dan Kerukuna...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Luar Negeri
IMF Khawatirkan Fragmentasi...
Nasional
Perkembangan AI Terlalu Cep...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.