Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produk Asing Makin Menyerbu, Mendag Desak UMKM Naikkan Gigi Promosi

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 18:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Produk Asing Makin Menyerbu, Mendag Desak UMKM Naikkan Gigi Promosi Doc: ANTARA/ Ahmad Fikri.
Ket. Ilustrasi - Pelaku UMKM di Cianjur, Jawa Barat, menghadirkan kendaraan hias roti Podeng khas Cianjur yang cukup terkenal dari masa ke masa.

JAKARTA – Promosi UMKM menjadi salah satu kunci untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal.

Di tengah persaingan yang semakin ketat, UMKM tidak cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga perlu membangun strategi promosi yang kreatif, konsisten, dan mampu menjangkau konsumen secara lebih luas.

Pemanfaatan media digital, kolaborasi, hingga berbagai ajang promosi dapat menjadi jalan untuk meningkatkan visibilitas produk dan mendorong pertumbuhan usaha.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) meningkatkan kemampuan promosi agar produk lokal mampu bersaing dengan produk asing yang masuk ke pasar Indonesia.

Budi menilai produk asing yang beredar di Indonesia tidak selalu memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan produk lokal. Menurutnya, produk asing justru kerap unggul dalam kemampuan pemasaran dan promosi yang didukung modal lebih besar.

"Produk asing itu karena dia pintar promosi. Banyak produk asing karena promosinya bagus, dia bisa menguasai pasar Indonesia," kata Budi di Jakarta, Rabu (9/9).

Menurut Budi, kualitas produk merupakan syarat utama bagi UMKM untuk memenangkan persaingan. Namun, produk berkualitas tidak akan berkembang optimal apabila tidak diikuti kemampuan memasarkan produk kepada konsumen.

Ia mengatakan pelaku UMKM perlu memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk memperkuat promosi dan memperluas jangkauan pemasaran.

Kemampuan tersebut, kata Budi, dinilai penting agar produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang menembus pasar asing.

Budi juga mendorong UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk membuat produk lebih dikenal masyarakat. Menurutnya, kemampuan membuat produk menjadi viral dapat membantu meningkatkan penjualan.

Pemerintah juga terus mendorong program pengamanan pasar dalam negeri dengan memperluas ruang bagi produk lokal dan UMKM untuk mengisi pasar domestik yang besar.

Karena itu, Budi meminta pelaku UMKM tidak hanya berfokus meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memperkuat strategi pemasaran dan promosi.

"Pasar yang besar ini coba kita isi dengan produk-produk lokal, produk-produk UMKM kita. Syaratnya punya daya saing dan harus pintar jualan," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Advertisement
Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.