Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik

📅 Rabu, 09 Sep 2026, 16:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantuan Presiden, 220 Tukang Becak Sumedang Mulai Dilatih Gunakan Becak Listrik Doc: Antara
Ket. Sebanyak 220 tukang becak mengikuti pelatihan penggunaan becak listrik sebagai bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto di Sumedang, Jawa Barat.

Sumedang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, melatih 220 tukang becak menggunakan becak listrik sebagai bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto di daerah tersebut.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Sumedang, Rabu (9/9), mengatakan becak listrik diharapkan dapat memudahkan para tukang becak dalam menjalankan usaha karena kendaraan tersebut lebih ringan dan tidak membutuhkan tenaga besar saat dioperasikan.

“Pelatihannya lancar. Ini semakin mempermudah lagi dalam usahanya. Dengan becak listrik tidak capek, tinggal digas,” katanya.

Pelatihan berlangsung di Halaman Upacara Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Rabu (9/9), sebagai tahapan sebelum becak listrik diserahkan kepada para penerima manfaat untuk menunjang aktivitas mereka.

Dony meminta para penerima manfaat mengikuti pelatihan dengan serius serta menjaga dan merawat becak listrik agar dapat digunakan dalam jangka panjang sehingga mendukung kelancaran usaha mereka.

Ia juga meminta penggunaan becak listrik diikuti peningkatan kualitas pelayanan kepada penumpang. Menurutnya, keramahan dan kesopanan pengemudi harus menjadi ciri khas pelayanan transportasi di Kabupaten Sumedang.

“Sumedang harus ada bedanya. Becaknya bagus, pelayanannya pun harus ramah, sopan, someah kepada penumpang. Budi teu meuli, basa teu menta, (Budi tidak membeli dan tidak meminta-minta) sehingga disukai penumpang,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Sumedang mendorong para tukang becak menggunakan pembayaran digital melalui QRIS serta menjadikan becak listrik sebagai bagian dari ekosistem transportasi publik untuk mendukung program Rabu dan Jumat Ngangkot.

Perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Wisnu mengatakan bantuan becak listrik tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo, terutama bagi tukang becak berusia lanjut yang selama ini masih menggunakan kendaraan sewaan.

“Tujuan beliau satu, karena banyak tukang becak di Indonesia ini usianya sudah lanjut dan masih menyewa. Supaya bapak-bapak semua itu punya aset di usia lanjut, berupa becak listrik,” katanya.

Program bantuan tersebut diberikan secara gratis tanpa pungutan dan tahap awal menyasar tukang becak berusia 55 tahun ke atas.

Kabupaten Sumedang memperoleh 220 unit dari target produksi nasional sekitar 70.000 unit yang didistribusikan bertahap hingga 2027.

Dalam pelatihan itu, peserta mendapatkan teori dan praktik pengoperasian dari tim teknis PT Pindad selaku produsen becak listrik serta penerima juga akan melalui proses registrasi dan pendataan sesuai kriteria penerima manfaat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Targetkan Peningkatan Utilisasi Industri Kopi pada 2029
    Ulasan artikel ini menyajikan peta jalan yang sangat ...
  • Ekonomi Tiongkok Makin Ngebut! Ekspor-Impor Melonjak pada Agustus, Didukung Ledakan Industri AI
    Melihat lonjakan ekspor Tiongkok di sektor AI dan ...
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
Megapolitan
Terminal Kalideres Buka Pos...
Luar Negeri
Lawan Perang Dagang, PM Kan...
Daerah
Pengamat Politik Unair Sura...
Luar Negeri
Anwar Ibrahim Minta Tindaka...
Advertisement
Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

Terlibat Korupsi, Seorang Mantan Gubernur Dihukum Mati

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.