Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PPIH: 452 Bus Shalawat Siap 24 Jam Antar Jemaah Haji Indonesia ke Masjidil Haram

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 14:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
PPIH: 452 Bus Shalawat Siap 24 Jam Antar Jemaah Haji Indonesia ke Masjidil Haram Doc: Kemenhaj
Ket. Bus Shalawat standby 24 jam untuk melayani jemaah haji Indonesia di Makkah.

MAKKAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyediakan fasilitas bus Shalawat selama 24 jam untuk seluruh jemaah haji Indonesia di Makkah. Operasional transportasi ini menjangkau 21 rute yang tersebar di lima wilayah akomodasi utama jemaah.

Kebijakan ini merupakan inisiatif pemerintah Indonesia untuk mempermudah pergerakan jemaah. Fasilitas tetap diberikan meskipun penginapan jemaah berada di bawah radius minimal dua kilometer dari Masjidil Haram.

"Sesuai ketentuan Kerajaan Arab Saudi, jemaah yang jaraknya 2.000 meter itu wajib diberikan transportasi, namun pemerintah Indonesia memberikan kebijakan seluruh akomodasi diberikan transportasi," ujar Kepala Bidang Layanan Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman, di Kantor Daerah Kerja Makkah, seperti diwartakan di laman resmi Kementerian Haji dan Umrah, Minggu (26/4).

Ketersediaan transportasi untuk jemaah haji Indonesia tahun ini didukung oleh pengerahan 452 unit bus kota yang beroperasi dengan sistem pergantian shift 24 jam. Setiap kendaraan yang digunakan wajib memenuhi kriteria kelayakan jalan dengan usia operasional maksimal lima tahun.

Pengaturan keberangkatan bus disesuaikan dengan dinamika pergerakan jemaah setiap harinya. Menjelang waktu salat fardu, petugas akan melipatgandakan jumlah armada yang standby di halte-halte sekitar hotel.

"Bus-bus itu beroperasi dari jam 00.00 sampai jam 00.00 kembali, jadi satuannya adalah hari, bukan putaran," jelas Syarif.

Jemaah haji yang ingin menuju Masjidil Haram akan difasilitasi melalui tiga titik pemberhentian akhir, yakni Terminal Jiad (Ajyad), Jabal Ka'bah, dan Syib Amir. Terminal tersebut ditetapkan berdasarkan wilayah keberangkatan asal jemaah untuk menghindari kemacetan.

Layanan vital ini dipastikan akan terus beroperasi sejak kedatangan kloter pertama jemaah haji di Makkah pada 30 April 2026 mendatang, hingga kepulangan kloter terakhir menuju Tanah Air. Pemerintah berharap kemudahan akses ini dimanfaatkan secara tertib oleh seluruh jemaah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Luar Negeri
Paus Leo XIV Muncul Lagi Pa...
Advertisement
2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

2,4 Ton Dry Ice Dijatuhkan dalam Uji Coba Penanggulangan Kabut Asap di Sumatera Selatan

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.