Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua POJK Disiapkan, OJK Gaspol Kawal Bursa Mineral Mulai 2027

📅 Jumat, 14 Agu 2026, 23:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

Friderica mengatakan OJK bersama pemangku kepentingan terkait telah membahas jenis mineral dan komoditas strategis yang akan masuk dalam ekosistem BMKS. Namun, rincian komoditas tersebut baru dapat disampaikan setelah ditetapkan pemerintah.

Pembentukan dan pengawasan BMKS menjadi bagian dari penguatan sektor keuangan dan perdagangan komoditas strategis. OJK memperoleh mandat untuk melakukan pengaturan dan pengawasan terhadap bursa tersebut.

Menurut Friderica, keberadaan BMKS diharapkan memperdalam pasar domestik sekaligus membentuk acuan harga mineral dan komoditas strategis di dalam negeri.

Ia mengatakan Indonesia merupakan produsen berbagai mineral dan komoditas strategis, namun pembentukan harga (price discovery) maupun harga acuan selama ini belum berada di dalam negeri.

Dengan adanya BMKS, pembentukan harga diharapkan menjadi lebih transparan sekaligus membantu mengurangi praktik transfer pricing dan under-invoicing dalam perdagangan komoditas.

“Bursa mineral dan komoditas strategis ini tentunya diharapkan menjadi satu kebijakan pendalaman pasar di dalam negeri serta menjadi acuan harga terkait mineral dan komoditas strategis,” ucap Friderica.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Nasional
Viral Modus Foto AI, Pria M...

Korban Tewas Tembus 2.100, Ebola Kongo Meluas ke Provinsi Keenam

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Korban Tewas Tembus 2.100, ...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.