Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Kelurahan
📅 Kamis, 13 Agu 2026, 15:47 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat"Kalau pakai jalan yang lama pasti ditolak. Jadi kita mesti bikin jalur baru," ujar dia.
Menurut Wali Kota Farhan, lokasi lahan tersebut memiliki posisi strategis dan berada di kawasan yang relatif mudah dikenali karena dari gerbang kawasan dapat terlihat Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Untuk memastikan rencana tersebut dapat direalisasikan, Pemkot Bandung akan terlebih dahulu melakukan studi kelayakan. Farhan menargetkan kajian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.
Setelah studi kelayakan rampung, pemerintah akan menghitung kebutuhan investasi serta skema pembiayaan pembangunan PSEL.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita akan ngobrol dulu, lakukan studi kelayakan. Dalam sebulan ini selesai studi kelayakannya. Setelah itu kita akan menghitung berapa besar investasi yang akan ditanamkan di situ," kata dia.
Pemkot Bandung juga membuka peluang menggandeng pihak swasta untuk membiayai pembangunan dan pengoperasian fasilitas tersebut. Namun, Wali Kota Farhan menyatakan, investasi itu harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar, terutama terkait akses transportasi.
"Kita ajak mitra swasta untuk investasi tanpa mengganggu jalan akses masyarakat," ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wali Kota Farhan menilai kebutuhan alternatif pengolahan sampah menjadi semakin penting karena Kota Bandung merupakan satu-satunya kota di Jawa Barat yang tidak memiliki tempat pemrosesan akhir (TPA) sendiri.
Karena itu, menurutnya, pembangunan berbagai fasilitas pengolahan sampah, baik berskala kecil, menengah maupun besar, perlu dilakukan secara simultan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!