Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Kelurahan

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 15:47 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Siapkan Teknologi Pengolahan Sampah Skala Kelurahan Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat strategi pengelolaan sampah, tidak hanya melalui pengolahan sampah berkapasitas besar, tetapi juga dengan menyiapkan teknologi berskala kecil hingga menengah yang dapat ditempatkan lebih dekat dengan sumber sampah di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengaku akan melakukan pembahasan bersama Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Direktur Utama PT Pindad, serta Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengkaji pemanfaatan teknologi baru dalam pengolahan sampah.

"Sore ini saya akan rapat dengan Menristekdikti, dengan Dirut Pindad, dan dengan Rektor ITB untuk membahas teknologi-teknologi baru berkapasitas kecil menengah untuk kita tempatkan di wilayah-wilayah kelurahan dan kecamatan," ujar Wali Kota Farhan, Rabu (12/8).

Menurut dia, pengolahan sampah dengan kapasitas menengah hingga besar saat ini telah didukung keberadaan mesin insinerator di Kota Bandung. Wali Kota Farhan menyebut, saat ini Kota Bandung memiliki sekitar 31 unit insinerator. Sebanyak 13 unit merupakan tambahan, sehingga total mesin yang dimiliki mencapai sekitar 31 unit.

Ia menyebut, insinerator tersebut telah memenuhi standar yang diperlukan, termasuk Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sistem pengendalian pencemaran udara atau air pollution control.

"Insinerator yang sudah lolos baik SNI maupun juga air pollution control. Sudah dilaksanakan," kata dia.

Di sisi lain, Pemkot Bandung juga masih berharap pembangunan dan operasional TPPAS Legok Nangka dapat berjalan sesuai rencana. Namun, Wali Kota Farhan menilai Kota Bandung perlu menyiapkan alternatif pengolahan sampah lainnya untuk memperkuat ketahanan sistem persampahan.

Salah satu opsi yang tengah dijajaki adalah mengusulkan titik baru Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Jelekong, Kabupaten Bandung, untuk masuk dalam batch ketiga Danantara.

Wali Kota Farhan mengatakan, gagasan tersebut dibahas bersama Wakil Ketua MPR RI sekaligus pimpinan Komisi XII DPR RI, Eddy Soeparno.

"Sesuai dengan arahan dan diskusi bersama Wakil Ketua MPR RI dan juga pimpinan dari Komisi 12 DPR RI, Mas Eddy Soeparno, ada baiknya Kota Bandung mengusulkan juga satu titik baru untuk PSEL di wilayah Kota Bandung yang akan masuk ke batch ketiga Danantara," ujar dia.

Wali Kota Farhan pun mengungkapkan, lahan yang direncanakan untuk lokasi tersebut merupakan aset milik Pemkot Bandung dengan luas sekitar 9,7 hektare.

Namun, persoalan utama yang perlu diselesaikan adalah akses menuju lokasi. Saat ini akses yang tersedia masih berkaitan dengan lahan milik pihak lain sehingga Pemkot Bandung berencana membangun jalur akses baru.

"Jelekong punya kita 9,7 hektare. Cuma aksesnya punya orang lain, jadi kita mesti bikin akses jalan baru sendiri," kata Wali Kota Farhan.

Ia menilai, penggunaan akses lama berpotensi menimbulkan penolakan dari masyarakat. Karena itu, pemerintah memilih opsi membangun jalur khusus yang tidak mengganggu mobilitas warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Agenda Gandrung Sewu Banyuw...
Olahraga
Mobile Legends Akan Berusah...
Olahraga
Hebat, Sepak Takraw Putri M...
Advertisement
Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

Presiden Prabowo Bakal Reshuffle Kabinet Besar-besaran

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.