Dinkes Tangerang Waspadai Influenza Tipe A pada Anak
📅 Kamis, 01 Okt 2026, 14:47 WIB | Oleh: Ilham SudrajatTANGERANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengingatkan orang tua untuk mewaspadai influenza tipe A pada anak, terutama jika mengalami demam tinggi secara tiba-tiba yang disertai batuk hingga sesak napas. Gejala tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat berkembang lebih berat dibandingkan flu atau batuk pilek biasa.
Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa influenza tipe A disebabkan virus influenza tipe A dengan gejala yang pada awalnya dapat menyerupai flu biasa. Namun, kondisi tersebut dapat disertai demam tinggi, batuk, bahkan sesak pada beberapa kasus.
“Kalau influenza tipe A ada demam tinggi yang tiba-tiba, kemudian bisa disertai dengan batuk atau bahkan mungkin beberapa kasus ada sesak. Ini yang harus menjadi perhatian bagi kita dan umumnya terjadi pada anak-anak,” ujar dr Dini, Kamis (1/10).
Ia mengimbau orang tua tidak panik, tetapi tetap peka terhadap perubahan kondisi anak. Jika anak mengalami flu atau batuk pilek disertai demam tinggi, terlihat lemah, mengalami gangguan pencernaan, atau batuk hingga menyebabkan sesak, orang tua disarankan segera membawa anak ke fasilitas kesehatan lanjutan.
Menurut dia, influenza tetap dapat ditangani. Penanganan awal pada influenza dan batuk pilek secara umum dilakukan secara simptomatis, disertai istirahat yang cukup dan asupan makanan yang baik.
“Namun, jika demam tinggi tidak dapat ditangani di rumah maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama, pasien perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut di fasilitas rujukan atau rumah sakit,” ucap dr Dini.
Dinkes Kota Tangerang juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat melalui jaringan puskesmas. Informasi kesehatan disampaikan melalui media sosial puskesmas serta grup komunikasi masyarakat seperti WhatsApp tingkat RT dan RW.
”Untuk mendukung penanganan, Dinkes Kota Tangerang memastikan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan rujukan tetap disiapkan. Masyarakat juga diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menjaga kondisi kesehatan sehari-hari,” papar dr Dini.
“Tidak perlu panik, namun tetap waspada. Kalau ada anak-anak yang mengalami influenza atau pilek kemudian demam tinggi, kelihatan lemah, ada gangguan pencernaan, atau batuk yang menyebabkan sesak, jangan ragu membawa anak ke fasilitas kesehatan lanjutan apabila setelah istirahat atau pengobatan di rumah tidak ada perbaikan,” pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!