Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melepasliarkan Burung dan Penyu untuk Menjaga Ekosistem di Gorontalo

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 22:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Melepasliarkan Burung dan Penyu untuk Menjaga Ekosistem di Gorontalo Doc: Antara
Ket. Pelepasliaran penyu oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani di Pantai Boliohuto, Kabupaten Boalemo, Kamis (13/8/2026).

Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kejaksaan Agung melakukan pelepasliaran burung dan penyu di Pantai Boliohuto, Kabupaten Boalemo, Kamis, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam dan keberlanjutan ekosistem.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani. Pelepasliaran satwa menjadi momentum untuk mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta melindungi satwa yang keberadaannya semakin terancam.

Gusnar mengatakan pelepasliaran penyu memiliki arti penting karena satwa tersebut semakin langka dan membutuhkan perlindungan. Ancaman predator di alam membuat anak penyu sulit bertahan hidup sehingga diperlukan upaya penangkaran untuk membantu meningkatkan peluang kelangsungan hidupnya.

“Kita cari yang kecil-kecil itu sudah susah sekali kecuali dibantu oleh manusia sebagai penangkar sehingga dia diamankan. Sebab itu harap maklum kalau Pak Kajati harus cari di Sulawesi Utara, agak jauh dari tempat penyu-penyu seperti ini, tapi sebagian juga ada di Gorontalo,” kata Gusnar.

Menurut Gusnar, pelestarian lingkungan harus berjalan beriringan dengan pembangunan daerah. Upaya menjaga satwa dan ekosistem dinilai penting agar pembangunan yang dilakukan di Gorontalo tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Reda Manthovani mengatakan pelepasliaran satwa merupakan kegiatan yang kerap dilakukannya ketika berkunjung ke berbagai daerah. Pelepasliaran burung dan penyu serta penanaman bakau, menurutnya, menjadi simbol kepedulian terhadap unsur udara, air, dan tanah.

“Harapannya kepada bapak ibu semua yang hadir lebih bagus lagi kalau ada anak kecil supaya tertanam di memorinya bahwa menjaga atau berempati terhadap sesama makhluk itu adalah pembentukan karakter sehingga kita tidak saling merusak ke depannya,” kata Reda.

Reda berharap pemerintah daerah dapat menjadikan kegiatan pelestarian lingkungan sebagai budaya dengan melibatkan anak-anak sejak dini. Pengalaman langsung dalam menjaga alam dinilai penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan membentuk karakter generasi mendatang.

Ia menilai kepedulian terhadap sesama makhluk hidup perlu ditanamkan melalui pengalaman sejak kecil sehingga menjadi bagian dari memori emosional dan dapat mempengaruhi perilaku manusia dalam menjaga lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Luar Negeri
PBB Desak Perundingan Darur...
Ekonomi
IHCBS 2026 Bidik Produktivi...
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.