Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TMMD 2026 Percepat Pembangunan Desa, Buka Akses Ekonomi Warga di Jawa Tengah

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
TMMD 2026 Percepat Pembangunan Desa, Buka Akses Ekonomi Warga di Jawa Tengah Doc: Antara
Ket. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen berbincang dengan salah seorang warga saat meninjau kegiatan TMMD Reguler Ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/7).

Cilacap - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus diarahkan untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil.

Saat membuka TMMD Reguler Ke-129 dan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Bingkeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Rabu (15/7), ia mengatakan program yang digelar serentak di 35 kabupaten/kota hingga 13 Agustus 2026 tersebut menyasar wilayah yang masih membutuhkan akses pembangunan.

"TMMD kita laksanakan di daerah-daerah yang memang masih membutuhkan, daerah terpencil yang aksesnya masih kurang. Yang dibangun adalah jalan ekonomi di perdesaan untuk para petani," katanya.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur desa bukan sekadar membangun jalan dan jembatan, tetapi juga menghadirkan negara melalui sinergi TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota agar manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok.

"Ini bentuk kehadiran pemerintah. Kehadiran TNI, Polri, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten benar-benar harus dirasakan masyarakat," katanya menegaskan.

Menurut dia, TMMD yang telah berlangsung lebih dari empat dekade menjadi bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan, daerah terisolasi, tertinggal, dan kawasan yang masih membutuhkan peningkatan infrastruktur.

Ia mengatakan desa merupakan fondasi pembangunan nasional sehingga kemajuan desa akan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia meminta pemerintah daerah dan Satgas TMMD mengintegrasikan berbagai program prioritas, seperti ketahanan pangan, pertanian terpadu, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), penyediaan air bersih dan sanitasi, percepatan penurunan stunting, penguatan posyandu, penanaman pohon, hingga rehabilitasi tempat ibadah.

"Kita tidak hanya membangun fisiknya, tetapi juga membangun mental masyarakat. Ketahanan keluarga harus diperkuat," kata Taj Yasin.

Pelaksanaan TMMD tahun 2026 didukung sinergi TNI Angkatan Darat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan pemerintah kabupaten/kota dengan dukungan anggaran Pemprov Jateng sebesar Rp33,2 miliar.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyerahkan bantuan keuangan sarana dan prasarana perdesaan kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap sebesar Rp22,731 miliar untuk 215 titik kegiatan, bantuan keuangan TMMD sebesar Rp984 juta untuk empat tahap pelaksanaan TMMD di Kabupaten Cilacap, serta bantuan keuangan pemerintah desa untuk rehabilitasi RTLH senilai Rp5,14 miliar.

Sementara itu, Komandan Komando Distrik Militer 0703/Cilacap Letnan Kolonel Infanteri Aryudha Sakti mengatakan Desa Bingkeng dipilih sebagai lokasi TMMD karena masyarakat membutuhkan akses jalan yang lebih baik untuk menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi.

Menurut dia, sasaran fisik TMMD di desa tersebut meliputi pembangunan jalan sepanjang 800 meter dengan lebar empat meter, talut sepanjang 120 meter, serta satu unit jembatan yang menghubungkan jalur ekonomi warga.

Selain itu, juga dilakukan rehabilitasi dua unit RTLH melalui dukungan CSR Baznas dan penanaman 1.000 pohon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Dubes: Imam Bukhari Jadi Si...

Rupiah Masih Rawan - 09 Oktober 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 09 Okt...
Advertisement
Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

Fenomena Tikungan ke-13 Mandalika: Antara Mitos Atau Sekadar Medan Balap yang Sulit?

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.