Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Penguat Daya Saing Daerah di Indonesia

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Infrastruktur Digital Jadi Fondasi Penguat Daya Saing Daerah di Indonesia Doc: East Ventures
Ket. Base transceiver station (BTS) operator telekomunikasi. Laporan EV-DCI 2026 menunjukkan infrastruktur digital, tata kelola, dan pemanfaatan teknologi mendorong peningkatan daya saing digital sejumlah daerah di Indonesia.

JAKARTA — Pembangunan infrastruktur digital menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan daya saing digital daerah di Indonesia. Namun, peningkatan tersebut tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan jaringan dan akses internet, melainkan juga perlu diikuti penguatan tata kelola pemerintahan digital serta pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Temuan tersebut tercermin dalam laporan terbaru East Ventures – Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2026. Riset ini menunjukkan adanya hubungan antara penguatan infrastruktur, tata kelola digital, dan peningkatan aktivitas ekonomi di sejumlah daerah.

Secara nasional, pilar Kewirausahaan dan Produktivitas menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap peningkatan skor EV-DCI 2026. Pertumbuhan tersebut didukung oleh semakin luasnya pemanfaatan teknologi oleh masyarakat dan pelaku usaha yang kemudian mendorong aktivitas ekonomi digital.

Di sisi pemerintahan, sejumlah daerah mulai memperluas layanan publik berbasis digital, meningkatkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), serta memperluas transaksi elektronik di lingkungan pemerintah daerah. Kondisi tersebut membuat pilar Regulasi dan Kapasitas Pemerintah Daerah turut menjadi salah satu komponen yang mengalami peningkatan signifikan secara nasional.

Infrastruktur dan Tata Kelola Mendorong Daya Saing Daerah

Peningkatan skor EV-DCI di tingkat provinsi menunjukkan pola yang berbeda-beda. Sebagian daerah mengalami kemajuan terutama karena pembangunan infrastruktur digital, sementara daerah lainnya memperoleh dorongan dari penguatan tata kelola, pengembangan talenta digital, maupun peningkatan pemanfaatan teknologi.

Papua Barat Daya menjadi salah satu daerah dengan peningkatan paling mencolok. Provinsi yang merupakan salah satu provinsi termuda di Indonesia tersebut naik 15 peringkat, dari posisi ke-33 menjadi peringkat ke-18 secara nasional.

Skor daya saing digital Papua Barat Daya meningkat dari 34,9 menjadi 43,8. Peningkatan tersebut antara lain didorong oleh perluasan infrastruktur digital, termasuk bertambahnya desa yang mendapatkan akses sinyal 4G serta hadirnya layanan Hyper 5G di Sorong.

Perbaikan konektivitas tersebut kemudian berjalan beriringan dengan peningkatan aktivitas ekonomi digital. Volume transaksi QRIS di provinsi tersebut tercatat tumbuh 280,6 persen secara tahunan, sementara jumlah merchant QRIS meningkat 24,5 persen.

Capaian Papua Barat Daya memperlihatkan bagaimana peningkatan konektivitas dapat membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk masuk lebih jauh ke dalam ekosistem ekonomi digital.

Sulawesi Selatan Perkuat Tata Kelola Digital

Di kawasan timur Indonesia, Sulawesi Selatan kembali masuk ke dalam 10 besar provinsi dengan daya saing digital tertinggi. Provinsi tersebut naik satu peringkat ke posisi ke-10 dengan skor 48,9.

Berbeda dengan Papua Barat Daya, peningkatan Sulawesi Selatan terutama ditopang oleh penguatan tata kelola digital pemerintah daerah. Pilar Regulasi dan Kapasitas Pemerintah Daerah meningkat lebih dari 20 poin.

Perbaikan tersebut didukung oleh peningkatan indeks SPBE, percepatan transaksi digital pemerintah daerah, serta penguatan aspek keamanan siber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
  • Kartu Transportasi Bersubsidi Bocor, DPRD DKI Minta Data Diperketat
    Preview komentar:
    Membaca sorotan DPRD DKI mengenai kebocoran kartu transportasi ...
  • XLSMART Berhasil Raih Kinerja Solid Semester I 2026.
    Preview komentar:
    Keberhasilan XLSMART dalam memperluas cakupan 5G hingga 52 ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Ekonomi
XLSMART Berhasil Raih Kiner...
Luar Negeri
Leica Mencabut Nama Fotogra...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

Harga Cabai Rawit Rp61.350/Kg, Telur Ayam Rp29.450/Kg

12 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.