Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Kebocoran Gas di Pasar Rebo, Puluhan Warga Jalani Pemeriksaan Medis

📅 Selasa, 29 Sep 2026, 15:54 WIB | Oleh:
Kasus Kebocoran Gas di Pasar Rebo, Puluhan Warga Jalani Pemeriksaan Medis Doc: ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Timur
Ket. Polisi melakukan pemeriksaan usai pilihan warga terdampak kebocoran gas dari salah satu PT di Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (29/9).

JAKARTA -- Sebanyak 24 warga menjalani pemeriksaan medis setelah diduga terdampak kebocoran gas dari salah satu PT di Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Senin (28/9).

"Sebanyak 24 jiwa terdampak saat menghirup gas yang bocor di RT 001/004 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur," kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa.

Made merinci dari 24 korban tersebut, satu di antaranya dibawa ke RS Harapan Bunda, tiga korban ke RS Tugu Ibu, dan 20 korban lainnya di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, untuk diperiksa kesehatannya.

Menurut Made, puluhan warga tersebut mengalami keluhan sesak napas setelah diduga menghirup gas yang bocor di area perusahaan pada Senin (28/9).

"Warga yang terdampak langsung mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan setelah mengalami keluhan sesak napas," ujar Made.

Lebih lanjut, Made menyebut sebagian warga yang menjalani pemeriksaan medis telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan.

"Sekira pukul 16.00 WIB warga sudah kembali ke rumah masing-masing," ucap Made.

Peristiwa dugaan kebocoran gas tersebut terjadi pada Senin (28/9) sekitar pukul 14.15 WIB. Seorang saksi bernama Hermanto yang berada di rumah mendengar suara ledakan dari arah perusahaan tersebut.

Saksi sempat mengira suara tersebut merupakan bunyi ban pecah. Namun tidak lama kemudian, tercium bau amoniak yang menyengat sehingga saksi bersama warga lainnya berhamburan keluar rumah.

"Diduga kebocoran gas terjadi pada bagian kondensor chiller milik PT Indolakto, saat ini tim dari PT Indolakto sudah memperbaiki kebocoran gas tersebut," kata Made.

Polisi masih melakukan pendataan terhadap identitas 24 warga yang sempat mendapatkan pemeriksaan medis serta penanganan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Polri Dorong Literasi Infor...

Pegadaian Raih Empat Penghargaan ESG di KESGI Award 2026

50 menit yang lalu | Paundra Zakirulloh

Rona
Pegadaian Raih Empat Pengha...
Megapolitan
Ingin Masuk Damkar DKI Lewa...
Advertisement
Final Bertarung  Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

Final Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.