Dari Formula 4 Menuju Formula 1, Perjuangan Panjang Pembalap Wanita Mengakhiri Penantian 50 Tahun
📅 Selasa, 11 Agu 2026, 07:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra“Mulai ada lebih banyak pembalap perempuan di luar sana,” kata Stanton.
“Mereka juga tampil semakin baik. Ketika pembalap perempuan mulai secara konsisten berada di papan atas, semakin banyak orang akan memperhatikan.”
Namun, perhatian itu juga membawa konsekuensi. “Ini menjadi berkah sekaligus kutukan karena kemudian muncul ekspektasi.”
Salah satu tantangan terbesar dalam menemukan pembalap perempuan adalah sistem pencarian bakat yang belum sepenuhnya mampu mengidentifikasi mereka.
More Than Equal kemudian mengembangkan FutureLap, sebuah platform yang menganalisis data dari kejuaraan karting dan balap single-seater junior untuk menemukan talenta-talenta yang berpotensi berkembang, baik laki-laki maupun perempuan.
Tujuannya sederhana: memastikan pembalap berbakat tidak terlewat hanya karena sulit dikenali.
“Yang kami lihat sekarang adalah semakin banyak pembalap perempuan yang muncul,” kata Stanton.
“Bukan berarti sebelumnya mereka tidak ada. Hanya saja kami tidak bisa melihat mereka karena hasil balapan tidak mencantumkan jenis kelamin.”
Ia memberikan contoh sederhana tentang persoalan identifikasi tersebut.
Nama Andrea, misalnya, merupakan nama perempuan di Inggris, tetapi lazim digunakan sebagai nama laki-laki di Italia.
More Than Equal juga bekerja sama dengan University of Portsmouth dalam penelitian mengenai ergonomi pembalap perempuan di Formula 4. Penelitian itu diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengenai kebutuhan fisik dan desain mobil yang lebih sesuai bagi pembalap perempuan.
Besarnya minat menunjukkan bahwa talenta perempuan sebenarnya tersedia.
Kelompok pertama More Than Equal yang beranggotakan enam pembalap diseleksi dari sekitar 1.000 pelamar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!