Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jabar Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah Diminta Hentikan Aktivitas Luar Ruangan

📅 Senin, 07 Sep 2026, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jabar Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Sekolah Diminta Hentikan Aktivitas Luar Ruangan Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi sekolah karena terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

"PJJ diberlakukan dengan tujuan melindungi peserta didik dan warga satuan pendidikan," kata Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung, Senin (7/9).

Langkah darurat tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Barat yang dikeluarkan pada Minggu (6/9), sebagai bentuk kesiapsiagaan dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di kawasan terdampak paparan material vulkanik.

Dia menginstruksikan para kepala sekolah segera menghentikan kegiatan tatap muka dan seluruh aktivitas luar ruangan jika kualitas udara memburuk.

Kesiapsiagaan terhadap dampak sebaran abu vulkanik dilakukan pemprov dengan menyiapkan posko dan lokasi pengungsian.

Pemprov Jabar juga mengaktifkan kesiapsiagaan puskesmas, rumah sakit, pos kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

"Saya instruksikan Dinas Kesehatan untuk memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, oksigen, pulse oximeter, obat-obatan, masker/respirator, dan alat pelindung diri (APD) di fasilitas kesehatan," katanya.

Pemprov Jabar juga menginstruksikan Dinas Kesehatan melakukan surveilans harian terhadap kasus gangguan pernapasan, iritasi mata, penyakit kulit, cedera dan dampak kesehatan lainnya, serta melaporkan melalui mekanisme yang berlaku.

Perlindungan ekstra akan diarahkan kepada kelompok rentan, seperti bayi, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, pekerja luar ruangan, dan penderita penyakit kronis.

Dinas Lingkungan Hidup ditugaskan memantau parameter kualitas udara PM2,5 dan PM10 bersama BMKG dan BPBD, serta menyampaikan informasi kondisi udara secara berkala.

Penanganan abu di jalanan dan fasilitas umum juga diatur Pemprov Jabar dengan mewajibkan penggunaan metode yang tidak menyebabkan material mikro tidak kembali berterbangan, seperti dengan penyiraman air.

Selama abu vulkanik terdeteksi di Jabar, pemprov Jabar bakal meningkatkan upaya menjaga keselamatan lalu lintas.

"Saya memerintahkan seluruh kepala perangkat daerah dan pihak terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan, menyampaikan informasi berdasarkan sumber resmi, serta segera melaporkan peningkatan kasus kesehatan, gangguan pelayanan, keterbatasan logistik, dan kebutuhan dukungan kepada pimpinan/posko penanganan," katanya.

Dedi mengimbau masyarakat tetap tenang namun selalu waspada serta memperhatikan kondisi lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.