Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rekrut Mantan Pejabat AS, Mulai Terkuak Think Tank Singapura Diduga Bagian dari Operasi Intelejen Asing

📅 Senin, 10 Agu 2026, 15:49 WIB | Oleh:

Mirip pola operasi intelijen

Pola tersebut mengingatkan pada peringatan kelompok Five Eyes, jaringan kerja sama intelijen Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat.

Dalam peringatan sebelumnya, kelompok tersebut menyebut adanya penggunaan perusahaan kedok untuk mendekati orang-orang yang memiliki akses terhadap informasi sensitif.

Modusnya dapat dimulai dari tawaran pekerjaan yang terlihat normal. Kandidat kemudian diminta mengerjakan laporan atau analisis mengenai isu geopolitik. Dalam proses berikutnya, informasi mengenai jaringan kontak atau akses yang dimiliki kandidat dapat menjadi semakin penting.

Kasus ini juga mengingatkan pada perkara Dickson Yeo, warga Singapura yang pada 2020 dihukum di Amerika Serikat karena bertindak sebagai agen asing untuk China. Yeo diketahui menggunakan LinkedIn untuk mencari mantan pegawai pemerintah dan militer AS untuk menghasilkan laporan berbayar. 

Namun, penting dicatat: CNA tidak menemukan bukti definitif bahwa Infoassa dikendalikan oleh jaringan yang sama dengan kasus-kasus tersebut. Identitas operator sebenarnya di balik Infoassa juga belum dapat dipastikan. 

Perusahaan itu ternyata benar-benar terdaftar

Ada sisi lain yang membuat kasus ini semakin rumit.

Infoassa bukan sekadar nama yang muncul di internet. Data otoritas korporasi Singapura menunjukkan perusahaan tersebut memang memiliki struktur perusahaan lokal.

Perusahaan itu awalnya didirikan pada 2024 dengan nama Xinhaiyi Pte Ltd, sebelum berganti nama menjadi Infoassa pada Oktober 2025.

Namun ketika CNA mendatangi alamat terdaftarnya di kawasan Beach Road pada 5 Agustus, tidak ditemukan papan nama atau tanda fisik Infoassa. Lokasi tersebut justru menunjukkan keberadaan penyedia jasa sekretarial perusahaan. 

Ada pula temuan menarik pada infrastruktur situsnya.

CNA menemukan sejumlah karakteristik teknis yang sama dengan TheTruthInfo, salah satu situs yang disita pemerintah Amerika Serikat pada Juni dalam operasi yang menurut Washington berkaitan dengan dugaan perekrutan intelijen China.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.