Rekrut Mantan Pejabat AS, Mulai Terkuak Think Tank Singapura Diduga Bagian dari Operasi Intelejen Asing
📅 Senin, 10 Agu 2026, 15:49 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo STetapi sekali lagi, kesamaan teknis tersebut belum membuktikan bahwa kedua situs mempunyai operator atau pemilik yang sama.
Setelah kekhawatiran mengenai Infoassa mencuat ke publik, situs perusahaan tersebut kemudian tidak lagi dapat diakses.
Pakar perang informasi Max Lesser mengatakan pola semacam ini tetap menarik bagi pihak tertentu karena biaya pembuatannya relatif rendah.
“Metode tersebut masih bekerja dan biayanya tetap rendah,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kasus Infoassa akhirnya menyisakan satu pertanyaan besar: apakah ini hanya perusahaan konsultan yang dibangun secara amatir, atau bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengumpulkan informasi dari orang-orang yang pernah berada di lingkaran pemerintahan dan keamanan?
Untuk saat ini, jawabannya masih belum terungkap. Yang sudah terlihat adalah pola yang cukup mengkhawatirkan—**identitas profesional yang dipertanyakan, acara yang diduga fiktif, dan tawaran pekerjaan yang menyasar orang-orang dengan pengalaman strategis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!