Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thomas Tuchel Jagokan Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026

📅 Jumat, 25 Sep 2026, 06:05 WIB | Oleh:
Thomas Tuchel Jagokan Harry Kane Menangkan Ballon d'Or 2026 Doc: istimewa
Ket. Kapten Timnas Inggris, Harry Kane

LONDON - Pelatih tim nasional (timnas) Inggris Thomas Tuchel, menjagokan Harry Kane untuk memenangkan Ballon d'Or 2026.

Tuchel menilai performa Kane sepanjang musim 2025/26 membuat penyerang Bayern Muenchen tersebut layak menjadi pemain terbaik dunia.

“Ya. Setelah musim ini dengan lebih dari 70 gol, tiga gelar bersama Bayern Muenchen, semifinal Piala Dunia dan Liga Champions,” kata Tuchel kepada ITV yang dikutip ESPN pada Kamis (24/9).

Menurut Tuchel, Kane terus berkembang sebagai pemain. Dia menilai striker berusia 33 tahun itu semakin komplet, termasuk dalam aspek fisik dan kontribusi ketika Inggris tidak menguasai bola.

“Dia semakin baik dan semakin baik. Saya pikir, dia telah menambahkan level fisik dalam permainannya,” ujar Tuchel.

“Dia sangat berkomitmen melakukan pressing tinggi dan terlibat dalam setiap bagian pertandingan. Baik dalam membangun serangan dari belakang, penyelesaian akhir, membangun permainan di lini tengah, maupun bertahan. Dia memiliki paket yang lengkap,” lanjutnya.

Performa tersebut membuat Kane menjadi favorit untuk meraih Ballon d'Or 2026. Bila berhasil, dia akan menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan penghargaan tersebut sejak Michael Owen pada 2001.

Kane juga memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Inggris. Bila tampil dalam seluruh empat pertandingan Nations League pada jeda internasional kali ini, dia akan menyamai rekor 125 penampilan Peter Shilton sebagai pemain putra dengan jumlah penampilan terbanyak untuk negaranya.

Inggris akan memulai kiprah mereka dengan menghadapi Spanyol di Wembley pada Minggu (27/9). Spanyol sebelumnya mengalahkan Inggris di final Euro 2024 sebelum kemudian menjadi juara Piala Dunia 2026.

Tuchel juga meyakini Kane masih mampu menjadi andalan Inggris pada Piala Dunia 2030 meski saat itu usianya sudah mencapai 36 tahun. Piala Dunia 2030 akan digelar bersama oleh Spanyol, Portugal, dan Maroko.

“Ya, tidak masalah. Usia adalah usia. Itu tidak penting. Yang terpenting adalah kualitas, dan dia masih memiliki perjalanan yang panjang,” tegas pelatih asal Jerman tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Kekeringan Melanda, Petani ...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.