Dukung Tumbuh Kembang Anak, BMHS Perkuat Ekosistem Pengasuhan lewat Parenting Convention 2026.
📅 Minggu, 09 Agu 2026, 06:42 WIB | Oleh: Yebdi TrismarTantangan tumbuh kembang anak di era modern tidak lagi hanya ditentukan oleh akses terhadap layanan kesehatan, tetapi juga oleh kesiapan keluarga dalam mendampingi setiap tahap awal kehidupan anak. Berangkat dari pemahaman tersebut, PT Bundamedik Tbk (BMHS/RS Bunda Group) melalui RSIA Bunda Jakarta kembali menyelenggarakan Bunda Parenting Convention 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional dan Pekan Menyusui Sedunia, mengusung tema From The First Heartbeat to a Bright Future, Every Step Matters. Sejalan dengan tema Pekan Menyusui Sedunia tahun ini, "Breastfeeding for a Sustainable Future: Strengthen What Works", yang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat praktik-praktik baik dalam mendukung keberhasilan menyusui, Bunda Parenting Convention 2026 hadir sebagai ruang edukasi bagi keluarga untuk membekali orang tua dengan pengetahuan dan dukungan yang diperlukan demi mengoptimalkan tumbuh kembang anak sejak awal kehidupan.
Sebuah peribahasa Afrika yang berbunyi "It takes a village to raise a child" menggambarkan bahwa membesarkan anak bukanlah tanggung jawab orang tua semata, melainkan membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Di tengah dunia yang semakin kompleks, makna pepatah tersebut semakin relevan, bahwa anak membutuhkan ekosistem yang mendukung agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Karena itu, membangun masa depan anak dapat dimulai dengan memperkuat keluarga dan komunitas melalui ekosistem pengasuhan yang saling mendukung.
BMHS meyakini kesehatan ibu dan anak tidak berhenti pada layanan medis semata, melainkan dibangun melalui ekosistem yang menghubungkan layanan klinis, edukasi, dan keterlibatan keluarga. Bunda Parenting Convention 2026 menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut. Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk (BMHS), Dr. dr. Ivan Rizal Sini, mengatakan, “Selama lebih dari lima dekade, BMHS terus memperkuat ekosistem keluarga agar mampu mendampingi tumbuh kembang anak sejak awal kehidupan hingga tumbuh optimal. Komitmen ini kami wujudkan dengan mengintegrasikan layanan klinis, edukasi, dan pendampingan keluarga, sekaligus aktif membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem pengasuhan. Melalui pendekatan ini, kami ingin memastikan keluarga Indonesia memperoleh dukungan yang relevan dan berkelanjutan dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan di era modern.”
Sebagai bagian dari komitmen membangun ekosistem kesehatan keluarga holistik, BMHS terus memperkuat Center of Excellence seperti layanan wanita dan anak, robotic surgery, uro-nefrologi, ortopedi, digestif, hingga kardiovaskular. Dalam pelayanan kesehatan wanita dan anak, salah satunya di RSIA Bunda Jakarta sebagai bagian dari jaringan RS Bunda Group, menerapkan pendekatan Family Integrated Care (FICare) di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), yang melibatkan orang tua sebagai bagian dari tim perawatan bayi. Pendekatan ini dipadukan dengan Kangaroo Mother Care (KMC) serta layanan edukasi antenatal dan pascapersalinan yang membekali orang tua sejak masa kehamilan hingga setelah kelahiran. RS Bunda Group berkomitmen mendampingi keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan.
Komitmen ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Bunda Parenting Convention 2026 yang menghadirkan rangkaian edukasi bagi keluarga dengan mengangkat berbagai persoalan yang paling sering dijumpai para dokter dalam praktik sehari-hari. Rangkaian edukasi tersebut dikemas dalam berbagai workshop interaktif yang mengajak peserta memahami perjalanan pengasuhan anak secara utuh, mulai dari masa kehamilan hingga anak memasuki usia sekolah. Materi yang diangkat meliputi persiapan kehamilan melalui hypnobirthing dan perawatan bayi baru lahir, pemahaman mengenai tumbuh kembang anak untuk mendukung deteksi dini gangguan tumbuh kembang, serta penanganan masalah makan pada bayi dan anak usia dini yang kerap menjadi tantangan bagi orang tua. Selain itu, peserta juga diajak memahami pentingnya pencegahan obesitas pada anak melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan. Sesi ini secara khusus mengundang tenaga pendidik dari jenjang TK dan SD untuk memperkuat pemahaman bahwa obesitas merupakan masalah kesehatan yang kompleks dan perlu dicegah sejak dini melalui lingkungan belajar yang mendukung aktivitas fisik anak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Melengkapi rangkaian edukasi tersebut, Bunda Parenting Convention 2026 juga menghadirkan sesi talkshow khusus bertema Ayah ASI yang mempertemukan para ayah untuk berbagi pengalaman dalam mendukung keberhasilan menyusui. Sesi ini menegaskan bahwa pemberian ASI eksklusif selama enam bulan yang dilanjutkan hingga usia dua tahun merupakan tanggung jawab bersama, dengan ayah sebagai salah satu pendukung utama ibu menyusui.
Sejalan dengan hal tersebut, Komisaris Independen BMHS, Retno Marsudi, menekankan pentingnya ekosistem yang mendukung ibu dan keluarga sejak awal kehidupan anak. “Sebagai seorang ibu, saya percaya bahwa ibu adalah arsitek kehidupan. Nilai dan prinsip tidak pertama kali disemai di institusi pendidikan, tetapi dari rumah sejak dini, dan ibu adalah penyemai pertama. Menjalankan peran sebagai perempuan yang bekerja sekaligus membangun keluarga memang penuh tantangan, tetapi sesuatu yang sangat mungkin dan dapat dilakukan. Dengan teamwork sebagai kunci dalam keluarga serta lingkungan yang mendukung, ibu dapat menjalankan kedua perannya secara optimal. Karena itu, empowering women means investing in a brighter and better future."
Perkuat Peran Keluarga untuk Hadapi Tantangan Tumbuh Kembang Anak di Era Modern
Di era modern, tantangan tumbuh kembang anak semakin kompleks dan tidak lagi hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik. Orang tua dihadapkan pada berbagai keputusan penting sejak awal kehidupan anak, mulai dari nutrisi, stimulasi perkembangan, hingga kesehatan mental keluarga. Di sisi lain, derasnya arus informasi kesehatan yang belum tentu kredibel membuat keluarga membutuhkan pengetahuan dan pendampingan yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak.
Dokter Spesialis Anak RSIA Bunda Jakarta, dr. I Gusti Ayu Nyoman Partiwi, Sp.A., MARS. Atau yang akrab disapa dr. Tiwi mengatakan, “Tantangan tumbuh kembang anak di era modern tidak lagi hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga kesiapan keluarga serta komunitas dalam mendapatkan dukungan dan edukasi yang tepat bagi tumbuh kembang anak. Karena itu, melalui Bunda Parenting Convention yang juga diadakan dalam rangka Hari Anak Internasional dan Pekan Menyusui Internasional 2026, RSIA Bunda Jakarta melalui jajaran dokter multidisiplin berkomitmen mendukung dan mendampingi keluarga memperoleh pengetahuan dan pendampingan yang relevan untuk setiap tahap tumbuh kembang anak secara optimal.”
Sementara itu, Dokter Anak Konsultan Neonatologi RSIA Bunda Jakarta, Dr. dr. R. Adhi Teguh Perma Iskandar, Sp.A., Subsp.Neo., menjelaskan pentingnya peran keluarga terutama dalam perawatan bayi prematur. "Perawatan bayi prematur tidak berhenti saat bayi diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Keterlibatan aktif seluruh anggota keluarga menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta kesiapan bayi menghadapi berbagai tantangan di awal kehidupannya. Karena itu, edukasi untuk seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses perawatan. Melalui Bunda Parenting Convention, kami ingin membekali keluarga dengan pengetahuan yang tepat agar mereka lebih percaya diri dalam merawat bayi prematur dan mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!