Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dibuka untuk Masyarakat Umum, Museum NTB Gelar Pemeran Pusaka Kesultanan

📅 Minggu, 09 Agu 2026, 07:37 WIB | Oleh:
Dibuka untuk Masyarakat Umum, Museum NTB Gelar Pemeran Pusaka Kesultanan Doc: antara foto
Ket. Pameran pusaka Kesultanan NTB

MATARAM - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menyuguhkan berbagai koleksi pusaka peninggalan kesultanan maupun kerajaan melalui penataan ruang pameran tematik Khazanah yang dibuka untuk masyarakat hingga malam hari. 

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam di Mataram, Minggu (9/8), mengatakan penataan ulang ruang pameran Khazanah dilakukan untuk menampilkan kekayaan koleksi museum yang sebelumnya banyak tersimpan di gudang karena keterbatasan ruang pameran tetap. 

"Sekarang dengan penataan ulang ruang Khazanah, kami menampilkan kekayaan regalia dari kerajaan dan kesultanan yang ada di NTB agar bisa dinikmati oleh masyarakat," ujar dia.  

Nuralam menuturkan pembukaan ruang pameran tematik Khazanah menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Museum Begawe yang berlangsung pada 21 sampai 23 Agustus 2026 mendatang. 

Pada 21-22 Agustus, Museum NTB membuka layanan mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WITA agar masyarakat dapat menikmati koleksi museum dalam suasana malam yang berbeda dibandingkan kunjungan pada pagi atau siang hari.

Kegiatan pameran hingga malam hari atau night at museum sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan Indonesia ke-81 tahun pada 17 Agustus 2026. 

"Kami buka dari jam 8 pagi sampai 10 malam, sehingga pengunjung bisa menyaksikan suasana museum dalam kondisi tenang di malam hari. Kami memastikan bahwa menikmati museum di malam hari memberikan kesan yang lebih daripada menikmati saat pagi atau siang," kata Nuralam.

Lebih lanjut dia menambahkan masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati tampilan Museum NTB sebelum dilakukan revitalisasi ruang pameran tetap atas dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Kebudayaan.  

Program revitalisasi nantinya akan mengubah seluruh tampilan ruang pameran tetap secara menyeluruh di Museum NTB. 

Sementara itu, Ketua Tim Pengkajian Museum NTB sekaligus kurator pameran Bunyamin mengatakan ruang Khazanah memiliki 11 tata pamer yang menampilkan beragam koleksi regalia benda yang melambangkan kekuasaan, kedaulatan atau status kehormatan yang tinggi pada kerajaan dan kesultanan.

Koleksi tersebut antara lain perlengkapan menerima tamu, kain tenun Lombok dan Sumbawa, perhiasan, alat upacara, senjata, berbagai mata uang, hingga replika mahkota.

Bunyamin mengungkapkan berbagai artefak tersebut berasal dari Kesultanan Bima-Sumbawa serta Kerajaan Bali-Lombok. Pameran regalia diarahkan untuk memperkenalkan koleksi peninggalan kerajaan dan kesultanan yang pernah berkembang di wilayah NTB.

"Kami ingin memperkenalkan koleksi-koleksi peninggalan dari kesultanan dan kerajaan di wilayah NTB melalui pameran regalia tersebut," pungkas Bunyamin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Muntah...
Advertisement
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sampai Banten! Mata Warga Mulai Perih

06 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.